Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 04 Februari 2026

Penembakan Mengerikan di Gereja Michigan, 1 Jemaat Tewas 9 Terluka

Redaksi - Senin, 29 September 2025 09:30 WIB
1.476 view
Penembakan Mengerikan di Gereja Michigan, 1 Jemaat Tewas 9 Terluka
REUTERS/Jeffrey McWhorter
Ilustrasi Petugas FBI Di Lokasi Penembakan.

Jakarta(harianSIB.com)

Penembakan mengerikan terjadi di sebuah gereja milik Gereja Yesus Kristus dari Orang-Orang Suci Zaman Akhir (Mormon) di Grand Blanc Township, Michigan, Amerika Serikat, pada Minggu (28/9/2025). Peristiwa ini menewaskan seorang jemaat dan melukai sembilan orang lainnya.

Kepala Polisi Grand Blanc Township, William Renye, menjelaskan bahwa korban meninggal merupakan salah satu dari sepuluh orang yang sempat dilarikan ke rumah sakit akibat luka tembak.

Saat ini, kata Renye, petugas masih berusaha mengevakuasi jenazah di tengah kobaran api yang membakar gereja.

"Diperlukan waktu lebih lama untuk mengamankan lokasi, dan ada kemungkinan korban lain ditemukan," ujar Renye, dikutip dari Al Jazeera dan dilansir dari CNBC Indonesia.

Baca Juga:
Pelaku penembakan, seorang pria berusia 40 tahun, tewas setelah ditembak oleh polisi yang tiba di lokasi. Motif penembakan belum diketahui.

Aksi pelaku dimulai ketika ia mengendarai kendaraannya dan menabrak pintu depan gereja. Setelah itu, ia keluar dan melepaskan tembakan dengan senapan serbu ke arah ratusan orang yang sedang menghadiri kebaktian.

Selain penembakan, sebuah kebakaran besar melanda gedung gereja tersebut. Pihak berwenang meyakini bahwa pelaku sengaja membakar gereja sebelum ia ditembak mati oleh polisi.

Gubernur Michigan, Gretchen Whitmer, mengutuk insiden tersebut dalam sebuah pernyataan, menyebut kekerasan di tempat ibadah sebagai tindakan yang tidak dapat diterima.

Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa ia telah menerima laporan mengenai penembakan "mengerikan" tersebut dan menulis di platform Truth Social bahwa "tersangka sudah tewas, tetapi masih banyak yang harus dipelajari."

"Meskipun tersangka sudah tewas, masih banyak yang harus dipelajari," tulisnya, seraya menegaskan bahwa serangan semacam ini harus segera dihentikan. Pernyataannya diakhiri dengan seruan dalam huruf kapital: "WABAH KEKERASAN DI NEGARA KITA HARUS SEGERA DIHENTIKAN!"

Agen FBI telah berada di lokasi untuk membantu polisi dalam penyelidikan. Kepala FBI, Kash Patel, menyebut kekerasan di tempat ibadah sebagai "tindakan pengecut dan kriminal."

Grand Blanc adalah sebuah kota kecil berpenduduk sekitar 7.700 jiwa, yang terletak sekitar 100 km (60 mil) barat laut Detroit. Insiden penembakan ini terjadi sehari setelah wafatnya pemimpin Mormon yang berusia 101 tahun, Russell Nelson.(*)

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Politisi AS Charlie Kirk Anak Emas Trump, Tewas Ditembak
1 dari 3 Laporan Korban Penembakan Senapan Angin di Polda Sumut Dilimpahkan ke Polresta Deliserdang
Penembakan di Halte Bus Yerusalem, 5 Orang Tewas
Trauma, Tiga Korban Penembakan Senapan Angin di Tanjungmorawa Datangi Polda Sumut
Kasus Penembakan Remaja SMA Belum Terungkap, Polisi Hanya Periksa Saksi-saksi
Penembakan di Gereja SD Katolik AS, 2 Anak Tewas
komentar
beritaTerbaru