Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 04 Februari 2026

64 Tewas dalam Operasi Antinarkoba Terbesar di Rio de Janeiro

Redaksi - Rabu, 29 Oktober 2025 19:07 WIB
940 view
64 Tewas dalam Operasi Antinarkoba Terbesar di Rio de Janeiro
AFP/MAURO PIMENTEL
Petugas polisi berdiri di samping mobil yang terbakar yang merupakan bagian dari barikade yang didirikan selama Operacao Contencao (Operasi Penahanan) di favela Vila Cruzeiro, di kompleks Penha, di Rio de Janeiro, Brasil, pada 28 Oktober 2025.

Warga Ketakutan, DPR dan Aktivis HAM Kecam

Wartawan AFP di lokasi melihat sekitar 20 anak muda ditahan di distrik Penha. Mereka duduk di trotoar dengan kepala tertunduk, sebagian tanpa alas kaki dan bertelanjang dada.

Seorang warga lanjut usia, Regina Pinheiro (70), mengaku tidak bisa pulang karena transportasi lumpuh. "Kami kehabisan bus, tanpa apa pun, dalam kekacauan ini dan tidak tahu harus berbuat apa," ujarnya.

Anggota Kongres Henrique Vieira mengecam keras cara aparat menangani operasi tersebut. "Pemerintah negara bagian memperlakukan favela sebagai wilayah musuh, dengan izin untuk menembak dan membunuh," tulisnya di X.

Sementara itu, Presiden Komisi HAM Majelis Legislatif Rio, Dani Monteiro, menyebut operasi itu telah "mengubah favela menjadi medan perang dan tindakan barbar."

Rekor Kematian Tertinggi

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Polsek Patumbak Gerebek Kampung Narkoba, Seorang Tersangka Diamankan
Edarkan Narkoba di Lokasi Hiburan Malam, 3 Tersangka Terancam Penjara 20 Tahun
Kapolres Sergai Ingatkan Kapolsek Baru Berantas Narkoba di Dolokmasihul
Izin Terbit, 100.000 Ton Jagung Brasil dan Argentina Masuk RI
Diduga Edarkan Narkoba, Manager dan Karyawan Hiburan Malam Diciduk
Berhasil Tangkap Bandar Narkoba di Perbaungan, Kasat Narkoba Dapat Reward dari Kapolres Sergai
komentar
beritaTerbaru