Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 04 Februari 2026

64 Tewas dalam Operasi Antinarkoba Terbesar di Rio de Janeiro

Redaksi - Rabu, 29 Oktober 2025 19:07 WIB
939 view
64 Tewas dalam Operasi Antinarkoba Terbesar di Rio de Janeiro
AFP/MAURO PIMENTEL
Petugas polisi berdiri di samping mobil yang terbakar yang merupakan bagian dari barikade yang didirikan selama Operacao Contencao (Operasi Penahanan) di favela Vila Cruzeiro, di kompleks Penha, di Rio de Janeiro, Brasil, pada 28 Oktober 2025.

Operasi besar di favela bukan hal baru di Rio, tetapi kali ini merupakan yang paling mematikan. Sebelumnya, rekor korban tewas tertinggi terjadi pada 2021 dengan 28 orang meninggal. Tahun lalu, sekitar 700 orang tewas dalam operasi polisi di Rio, atau rata-rata hampir dua orang per hari.

Pada 2020, Mahkamah Agung Brasil sempat membatasi operasi antinarkoba di kawasan padat penduduk, termasuk larangan penggunaan helikopter dan operasi di dekat sekolah atau fasilitas kesehatan. Namun, pembatasan itu dicabut pada 2025, membuka jalan bagi operasi besar seperti yang terjadi kali ini.

Para pengamat dan organisasi hak asasi manusia menilai pendekatan militeristik tersebut tidak efektif memberantas kejahatan terorganisasi. Sebaliknya, justru memperburuk siklus kekerasan dan memperdalam penderitaan warga di kawasan termiskin Brasil.(**)

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Polsek Patumbak Gerebek Kampung Narkoba, Seorang Tersangka Diamankan
Edarkan Narkoba di Lokasi Hiburan Malam, 3 Tersangka Terancam Penjara 20 Tahun
Kapolres Sergai Ingatkan Kapolsek Baru Berantas Narkoba di Dolokmasihul
Izin Terbit, 100.000 Ton Jagung Brasil dan Argentina Masuk RI
Diduga Edarkan Narkoba, Manager dan Karyawan Hiburan Malam Diciduk
Berhasil Tangkap Bandar Narkoba di Perbaungan, Kasat Narkoba Dapat Reward dari Kapolres Sergai
komentar
beritaTerbaru