Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 04 Februari 2026

132 Tewas dalam Operasi “Narkoterorisme”: Rio de Janeiro Berduka di Tengah Asap Hitam dan Kontroversi

Redaksi - Kamis, 30 Oktober 2025 20:18 WIB
619 view
132 Tewas dalam Operasi “Narkoterorisme”: Rio de Janeiro Berduka di Tengah Asap Hitam dan Kontroversi
Foto: Dok/Reuters
Kawasan favela Alemao dan Penha di Rio de Janeiro diselimuti asap hitam pasca operasi besar-besaran polisi yang menewaskan 132 orang, Selasa (28/10/2025).

Pengamat menilai operasi ini juga memiliki dimensi politik, mengingat Gubernur Castro dikenal sebagai sekutu mantan presiden Jair Bolsonaro. Narasi "perang melawan narkoterorisme" disebut-sebut digunakan untuk memperkuat posisi politiknya menjelang pemilihan lokal tahun 2026.

Luka yang Sulit Sembuh

Dengan 132 nyawa melayang, tragedi ini melampaui pembantaian Carandiru 1992 yang menewaskan 111 tahanan dan menorehkan babak kelam baru dalam sejarah keamanan Brasil.

Kini, Rio de Janeiro bukan hanya diselimuti asap hitam sisa tembakan, tetapi juga kabut tebal pertanyaan moral. Sampai di mana kekerasan negara dapat dibenarkan atas nama keamanan, dan kapan ia berubah menjadi pembantaian terhadap rakyat sendiri?

Sementara aparat menyebutnya perang melawan narkoterorisme, warga menyebutnya luka kemanusiaan. Jawaban sesungguhnya kini bergantung pada hasil investigasi yang diharapkan transparan dan independen.(**)

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Izin Terbit, 100.000 Ton Jagung Brasil dan Argentina Masuk RI
Menhan Israel kepada Hamas: Kami Memberi Makan Monster
Tangkap Bandar Sabu Hampir 1Kg, MUI Sergai Apresiasi Kinerja Polisi
Dua Bandar Narkoba Pemilik Sabu Hampir 1 Kg Ditembak Satres Narkoba Polres Sergai
Jalan Besar Hamparan Perak Rusak Parah
Penerimaan PBB di Deliserdang di Bawah 60 %, F-PDIP: Akibat NJOP di Atas Harga Pasaran
komentar
beritaTerbaru