Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 12 Maret 2026

Istri Jack Ma Beli Gedung Bersejarah di London Rp 426 M

Redaksi - Senin, 24 November 2025 08:50 WIB
1.201 view
Istri Jack Ma Beli Gedung Bersejarah di London Rp 426 M
Foto: The Standard
Gedung Bersejarah di London yang Dibeli Istri Jack Ma

Jakarta (harianSIB.com)

Istri Jack Ma, Cathy Zhang Ying diberitakan resmi membeli properti mewah di London. Menurut kabar bangunan yang dibeli itu merupakan bekas gedung kedutaan Italia dan berstatus sebagai bangunan bersejarah kelas II.

Tak hanya harganya yang mencengangkan, vila ini juga memikat dengan pesona arsitektur yang elegan dan megah. Bangunan tersebut memadukan jejak sejarah diplomatik dengan fasilitas modern kelas dunia yang membuatnya semakin istimewa.

Dilansir dari The Standard, Jumat (21/11/2025) Dan seperti dikutip dari detikProperti, gedung megah dan bersejarah itu pada awalnya dipasarkan dengan harga £21,5 juta atau setara Rp 470 miliar (Kurs Rp 21.870). Namun, Cathy Zhang Ying dikabarkan membeli vila tersebut dengan harga £19,5 juta atau setara Rp 426 miliar.

Vila ini bukan sekadar rumah megah, tetapi merupakan bangunan bersejarah yang terdaftar sebagai bangunan kelas II. Artinya, sebuah status arsitektural yang diberikan pemerintah Inggris kepada bangunan, dengan nilai sejarah dan karakter arsitektur yang harus dilestarikan.

Bangunan tersebut pernah menjadi kantor kedutaan pertahanan Italia, yang berhasil menjadikannya bagian dari bangunan arsitektur diplomatik yang jarang dijual kepada publik. Karakter bangunan ini dulunya banyak digunakan oleh bangsawan kelas menengah atas, sehingga menjadikannya terkesan elegan dan klasik dan turut mempertegas daya tarik estetikanya.

Properti seluas 7.948 kaki persegi ini dilengkapi dengan bioskop pribadi, lift di dalam bangunan, enam kamar tidur berukuran besar, dan desain interior modern yang menyatu dengan elemen masa lalu bangunan. Perpaduan antara arsitektur tua dan sentuhan modern, menjadikan vila ini sebagai salah satu bangunan paling eksklusif di London.

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru