Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 11 Februari 2026

Fenomena Langka, Salju Selimuti Wilayah Utara Arab Saudi

Redaksi - Sabtu, 20 Desember 2025 09:54 WIB
1.343 view
Fenomena Langka, Salju Selimuti Wilayah Utara Arab Saudi
(harianSIB.com/Arab News)
Hamparan salju menyelimuti kawasan pegunungan di Provinsi Tabuk, Arab Saudi, usai suhu turun drastis, Rabu (17/12/2025).

Riyadh(harianSIB.com)

Salju menyelimuti sejumlah wilayah Arab Saudi pada Rabu (17/12/2025) hingga Kamis (18/12/2025) waktu setempat. Fenomena langka ini mengubah kawasan pegunungan yang dikelilingi gurun menjadi pemandangan bak negeri musim dingin.

Seperti dilansir Arab News, Jumat (19/12/2025), hujan salju melanda sebagian wilayah utara Arab Saudi, disertai cuaca dingin ekstrem dan hujan lebat di beberapa kota.

Salah satu wilayah yang terdampak adalah Trojena, destinasi pegunungan untuk mendaki dan bermain ski yang berada di kawasan Jebel Al-Lawz, Provinsi Tabuk. Kawasan yang berada di ketinggian sekitar 2.600 meter di atas permukaan laut itu tertutup hamparan salju tipis dan diguyur hujan ringan.

Rekaman video yang ditayangkan media internasional Al Jazeera pada 17 Desember menunjukkan area pegunungan di Tabuk diselimuti salju. "Salju menyelimuti wilayah utara Arab Saudi di tengah penurunan suhu yang drastis," tulis Al Jazeera dalam keterangan videonya.

Baca Juga:
Video lain yang beredar juga memperlihatkan hujan salju turun di wilayah Kota Hail, Arab Saudi bagian barat laut. Arab News melaporkan, sebagian wilayah Hail diguyur hujan salju pada Rabu malam, dengan intensitas hujan ringan hingga sedang yang melanda hampir seluruh kawasan tersebut.

Pusat Meteorologi Nasional Arab Saudi memperkirakan potensi hujan salju masih akan terjadi di wilayah utara ibu kota Riyadh. Dalam laporan yang dikutip Saudi Press Agency (SPA), Kamis (18/12/2025), wilayah Provinsi Al-Majmaah dan Al-Ghat, yang terletak di sebelah utara Riyadh, mengalami hujan salju sejak pagi hari, menyebabkan penumpukan salju di dataran tinggi dan area terbuka.

Juru Bicara Pusat Meteorologi Nasional, Hussein Al-Qahtani, menjelaskan kondisi cuaca ekstrem tersebut dipicu oleh pergerakan massa udara dingin yang disertai awan pembawa hujan.

"Suhu turun hingga di bawah nol derajat Celsius di beberapa lokasi, menciptakan kondisi yang memungkinkan terjadinya hujan salju pada dini hari," ujar Al-Qahtani. Ia memperkirakan suhu rendah akan bertahan selama beberapa jam ke depan, dengan potensi terbentuknya embun beku di wilayah utara dan tengah Arab Saudi.

Al-Qahtani mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat berkendara di jalan terbuka, karena adanya risiko permukaan jalan menjadi licin akibat es.

Meski demikian, fenomena langka ini justru menarik perhatian warga. Banyak masyarakat berkumpul di wilayah Al-Majmaah dan Al-Ghat untuk menyaksikan langsung hujan salju.

"Ini belum pernah terjadi sebelumnya, jadi kami sangat senang melihatnya. Saya dan teman-teman akan mengalami keajaiban musim dingin ini sebagai pengalaman luar biasa," kata seorang warga Riyadh, Thamr Alotaibi, kepada Arab News. (**)

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Arab Saudi Tidak Tolerir Kritikan Terhadap Putra Mahkota
HRW dan Amnesty International: Arab Saudi Siksa Aktivis Perempuan
Arab Saudi Gunakan Spyware Israel Intai Khashoggi
Eksekusi TKI Tuti, Arab Saudi Dinilai Tak Patuhi Konvensi Wina
DPR Minta Pemerintah Cabut MoU Pengiriman TKI ke Arab Saudi
Indonesia - Arab Saudi Sepakati Kerja Sama Bisnis Rp 2,1 Triliun
komentar
beritaTerbaru