Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 16 Februari 2026

Gajah Bantu Bersihkan Puing Pascabanjir Aceh, Disorot Media Asing

Redaksi - Sabtu, 20 Desember 2025 09:55 WIB
1.467 view
Gajah Bantu Bersihkan Puing Pascabanjir Aceh, Disorot Media Asing
harianSIB.com/IG
Gajah Sumatera milik BKSDA Aceh membantu membersihkan kayu gelondongan dan puing banjir bandang di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh.

Banda Aceh(harianSIB.com)

Penggunaan gajah oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam Aceh (BKSDA Aceh) untuk membersihkan material kayu besar akibat banjir bandang dan longsor menuai sorotan media asing. Cara penanganan pascabencana ini dinilai unik dan memunculkan beragam respons.

Media Hong Kong South China Morning Post dalam laporannya, Jumat (19/12/2025), mengulas pengerahan gajah terlatih untuk membantu membersihkan puing-puing di wilayah terdampak banjir.

"Empat gajah terlatih dikerahkan untuk membersihkan puing-puing di wilayah Pidie Jaya, namun telah menimbulkan reaksi yang berbeda," tulis media tersebut.

SCMP mencatat, sebagian kalangan memuji langkah tersebut sebagai respons efektif di tengah kondisi ekstrem, sementara pihak lain mengkritiknya karena dinilai berisiko bagi gajah yang merupakan spesies terancam punah.

Baca Juga:
Keempat gajah Sumatera yang dikerahkan masing-masing bernama Mido, Ajis, Abu, dan Noni. Mereka digunakan untuk mengangkut kayu gelondongan dan puing-puing pascabanjir di Pidie Jaya, setelah didatangkan dari Pusat Pelatihan Gajah Saree, Aceh Besar.

Keempat gajah tersebut bukan pertama kali dilibatkan dalam penanganan bencana. Mereka diketahui memiliki pengalaman serupa pada 2004 lalu, saat membantu proses pemulihan pascatsunami Aceh.

Banjir bandang dan tanah longsor sebelumnya melanda sejumlah wilayah di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara setelah hujan deras turun tanpa henti selama beberapa hari pada bulan lalu. Dampaknya, ribuan warga terdampak dan sejumlah wilayah terisolasi akibat jembatan rusak serta akses jalan tertutup lumpur dan kayu gelondongan.

Menurut laporan, lebih dari 1.000 orang dilaporkan meninggal dunia di tiga provinsi tersebut. Pemerintah daerah bersama aparat dan relawan terus melakukan upaya pemulihan, termasuk membuka akses wilayah yang terputus dengan memanfaatkan berbagai sumber daya yang tersedia.(**)

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Bencana Sumatera, Aceh Minta Dukungan PBB UNDP dan UNICEF
Unicef Tinjau Permintaan Bantuan Pemulihan Pascabencana Sumatera
Usai Pimpin Upacara Bela Negara, Rico Waas Lepas Armada Bantu Pembersihan di Aceh Tamiang
Pascabencana Banjir Aceh, Wabup Labuhanbatu Lepas Kepulangan 50 Mahasiswa
PT BOSS dan PT TSP Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Banjir di Aceh Tamiang
Kalaksa BPBD : Kerugian Dampak Bencana Banjir di Aceh Tenggara Capai Rp.549 Miliar
komentar
beritaTerbaru