Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 28 Januari 2026

Kembang Api Ilegal Picu Korban Luka dan Kebakaran Dahsyat Saat Malam Tahun Baru di Australia

Redaksi - Kamis, 01 Januari 2026 13:37 WIB
1.521 view
Kembang Api Ilegal Picu Korban Luka dan Kebakaran Dahsyat Saat Malam Tahun Baru di Australia
Ist/SNN
Ilustrasi kembang api saat perayaan malam Tahun Baru di Australia.

Sepanjang malam Tahun Baru, polisi juga mengamankan seorang remaja laki-laki berusia 17 tahun di Stasiun Kereta Flinders Street. Menurut polisi, remaja tersebut kedapatan membawa sejumlah barang yang diduga akan digunakan untuk melakukan tindak pembobolan. Ia pun didakwa dan akan menjalani proses hukum di pengadilan anak.

Komandan sementara Kepolisian Victoria, Belinda Jones, mengatakan secara umum perilaku masyarakat selama perayaan berlangsung cukup kondusif. Meski demikian, tercatat 18 orang ditangkap atas berbagai pelanggaran.

Ia menyebut hanya sebagian kecil individu yang bertindak berlebihan, namun seluruh insiden dapat ditangani dengan cepat sehingga tidak mengganggu masyarakat luas.

Selain itu, sebuah taman di atap gedung di kawasan Treasury Place Melbourne sempat terbakar akibat kembang api. Api berhasil dipadamkan dengan cepat dan tidak ada korban luka dilaporkan.

Sementara itu, Ambulance Victoria menyatakan Malam Tahun Baru 2026 menjadi salah satu periode tersibuk dalam beberapa tahun terakhir. Jumlah insiden medis di Melbourne meningkat hingga 150 persen antara tengah malam hingga pukul dua pagi, sedangkan di wilayah Geelong dan Barwon lonjakan kasus mencapai 300 persen dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.(*)

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Bawang di Hot Dog Jadi Kontroversi, PM Australia Angkat Bicara
Warga Yahudi Pendiri GTDI di Medan Wafat dan Dimakamkan di Australia
Sri Mulyani Jelaskan Reformasi Birokrasi Kemenkeu di Australia
Kejagung Telusuri Aset Milik Tersangka Korupsi Investasi Pertamina di BMG Australia
Sumut Impor 2.737 Ekor Sapi Australia
Mana Lebih Dulu Ayam atau Telur, Ilmuwan Australia Temukan Jawabannya
komentar
beritaTerbaru