Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 04 Februari 2026

Anak Muammar Khadafi Tewas Dibunuh di Rumahnya

Redaksi - Rabu, 04 Februari 2026 10:28 WIB
128 view
Anak Muammar Khadafi Tewas Dibunuh di Rumahnya
AFP/MAHMUD TURKIA
Anak Muammar Khadafi, Saif Al Islam Khadafi, tampil di televisi saat diwawancara dalam siaran langsung di Kota Zintan, Libya, 27 April 2014. Saif tewas ditembak di rumahnya pada 3 Februari 2026.

Tripoli(harianSIB.com)

Anak mantan pemimpin Libya Muammar Khadafi, Saif Al Islam Khadafi, tewas ditembak geng bersenjata yang menyerbu kediamannya di Kota Zintan.

Pengacara Saif, Khaled Al Zaidi, dan penasihatnya Abdullah Osman mengonfirmasi kematian anak Khadafi ini, pada Selasa (3/2/2026).

Sementara itu, pengacara Saif dari Prancis, Marcel Ceccaldi, menuturkan pembunuhan terjadi di siang bolong di kediaman kliennya.

"Dia (Seif) dibunuh hari ini pukul 14.00 di Zintan di rumahnya oleh empat orang komando," ucap pengacara Saif dari Prancis, Marcel Ceccaldi, dikutip dari CNN Indonesia, Rabu (4/2/2026)

Media Libya melaporkan pembunuhan itu terjadi di kediaman Saif dan dilakukan empat orang tak dikenal. Mereka juga menyebut kamera pengawas di lokasi kejadian sengaja dinonaktifkan sebelum serangan.

Saat ini, Kejaksaan Agung Libya membuka penyelidikan atas pembunuhan tersebut.

Saif tak pernah memegang jabatan resmi di Libya. Namun, dia dianggap sebagai orang nomor dua setelah ayahnya dari tahun 2000 hingga 2011.

"Kami berjuang di sini di Libya, kami mati di sini di Libya," kata Saif pada 2011 lalu saat diwawancara media.

Di tahun itu pula, dia ditangkap dan dipenjara di Zintan usai mencoba melarikan diri dari Libya menyusul pengambilalihan Tripoli oleh pihak oposisi. Saif lalu dibebaskan sebagai bagian dari pengampunan umum pada 2017.

Sementara itu, ayah Saif, Khadafi, dulunya merupakan politikus sekaligus tokoh revolusi di Libya. Ia menjadi Kepala Revolusioner Republik Arab Libya pada 1969-1977 usai melengserkan Raja Idris.

Lalu pada 1977-2011, dia menjadi pemimpin Libya. Namun, Khadafi dikudeta pasukan oposisi yang didukung NATO dan bertepatan dengan Arab Spring. (*)

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru