Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 16 Februari 2026

Militan Bantai Warga, Pemerintah Suriah Kritik Sikap Diam Internasional

- Selasa, 11 Februari 2014 18:28 WIB
323 view
Militan Bantai Warga, Pemerintah Suriah Kritik Sikap Diam Internasional
Damaskus (SIB)- Para militan di Suriah telah merebut dan menguasai sebuah desa di provinsi Hama. Mereka dilaporkan telah membantai sejumlah orang di desa tersebut.

Organisasi pemantau HAM Suriah, Syrian Observatory for Human Rights, menyatakan, para militan menewaskan 25 pejuang pro-pemerintah di desa Maan tersebut. Namun menurut pejabat-pejabat pemerintah Suriah, para korban pembantaian yang dilakukan para militan itu kebanyakan adalah anak-anak dan wanita.

"Pembantaian ini bukan yang pertama kali," kata Menteri Urusan Sosial Kinda al-Shamat seperti dilansir Press TV, Senin (10/2). Ditambahkannya, serangan-serangan serupa telah terjadi beberapa kali selama konflik Suriah yang telah berlangsung hampir 3 tahun.

Shamat pun mengkritik sikap diam organisasi-organisasi internasional atas pembantaian itu.

"Sayangnya, kami tidak mendengar kecaman apapun dari organisasi-organisasi internasional atas pembantaian yang terjadi di desa-desa tersebut," cetus Shamat.

Hasil studi pertahanan Inggris belum lama ini menunjukkan, sekitar 100 ribu militan tengah berperang di Suriah melawan pemerintahan Presiden Bashar al-Assad. Para militan tersebut terbagi-bagi ke dalam sekitar 1.000 kelompok berbeda.

Menurut studi yang dilakukan konsultan pertahanan IHS Jane tersebut, sekitar 10 ribu militan berjuang untuk kelompok-kelompok yang terkait al-Qaeda dan sisanya berjuang untuk kelompok-kelompok militan yang berbeda. Menurut analisis yang dirilis 16 September 2013 itu, banyak ekstremis dari negara-negara asing saat ini aktif di Suriah.

Suriah telah dilanda pergolakan sejak Maret 2011. Sejumlah negara Barat dan sekutu-sekutu regional mereka, khususnya Qatar, Arab Saudi dan Turki dilaporkan mendukung para militan yang beroperasi di wilayah Suriah. Sesuai catatan badan PBB, lebih dari 100 ribu orang telah tewas selama konflik Suriah berlangsung.(Press TV/DTC/W)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru