Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 15 Februari 2026

Gelar Aksi Protes, 17 Narapidana Kompak Tusuk Diri Sendiri

- Rabu, 12 Februari 2014 17:58 WIB
321 view
Gelar Aksi Protes, 17 Narapidana Kompak Tusuk Diri Sendiri
Tbilisi (SIB)- Sedikitnya 17 narapidana yang menghuni sebuah penjara di Georgia, Eropa kompak menusuk diri sendiri. Aksi ini merupakan bentuk protes para narapidana atas perlakuan otoritas penjara yang dianggap tidak manusiawi. Belasan napi dari penjara Geguti, Georgia tersebut kini tengah menjalani perawatan medis. "Luka tusukan akibat dirinya sendiri di tubuh bagian atas dan juga bawah," demikian pernyataan Kementerian Urusan Penjara setempat seperti dilansir AFP, Selasa (11/2/2014).

"Narapidana yang terluka telah mendapat perawatan medis dan telah dibawa kembali ke penjara dalam kondisi normal. Tidak ada paksaan yang digunakan terhadap mereka oleh otoritas penjara yang kini telah mengambil alih kendali penuh," imbuh pernyataan tersebut.

Sedangkan sebanyak 800 napi lainnya di penjara tersebut masih bersikeras melakukan aksi mogok makan. Aksi massal yang dilakukan Jumat (7/2) lalu ini bertujuan memprotes adanya tindak penganiayaan oleh sipir penjara terhadap mereka. Serta menuntut perawatan medis yang layak bagi para narapidana.

Perwakilan ombudsman HAM Georgia, Ucha Nanuashvili mengklaim bahwa kerabat para narapidana tersebut berkumpul dan berjaga di luar penjara Geguti. Mereka meyakini bahwa otoritas penjara menyembunyikan insiden yang terjadi di dalam.

Secara terpisah, Menteri Urusan Penjara dan Hukum Georgia, Sozar Subari menyampaikan bantahan atas tudingan penganiayaan terhadap narapidana di dalam penjara tersebut. Subari justru mengklaim bahwa pimpinan mafia berada di balik aksi mogok makan massal ini. "Bos-bos kriminal telah kehilangan posisi istimewa mereka di dalam penjara dan sekarang mereka dipaksa untuk mematuhi aturan yang berlaku, mereka pun melakukan protes," ucap Subari. (Detikcom/ r)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru