Kuala Lumpur (SIB)- Kontroversi boleh tidaknya hari valentine dirayakan secara luas terjadi di seluruh dunia. Kali ini hal tersebut berlangsung di Malaysia. Otoritas Islam Selangor secara tegas mengimbau pemuda Muslim di Malaysia tidak perlu ikut-ikutan untuk merayakan hari tersebut. Ini terkait fatwa yang dikeluarkan oleh otoritas Islam Selangor tentang pelarangan perayaan valentine.
Pernyataan tersebut, disamapaikan oleh Wakil Kepala Otoritas Islam Selangor Mat Jais Kamos. Diyakini Kamos, pemuda Muslim Malaysia tidak harus terjebak di dalam perayaan valentine. "Perayaan valentine hanya menekankan kepada hubungan dua individu dibandingkan cinta antar anggota keluarga atau cinta antara pasangan yang telah menikah," ujar Kamos seperti dikutip dari Straits Times, Kamis (13/2/2014).
Di Malaysia upaya untuk melarang merayakan hari valentine giat diupayakan oleh kelompok Islam. Otoritas Muslim Selangor pun juga mengambil langkah serupa. Mereka membagikan selembaran ke sekolah menengah di Malaysia mengenai imbauan tesebut. Hal tersebut diambil sebagai tindakan nyata penegakan fatwa yang sudah mereka keluarkan sejak 2006.
(okz/x)