Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 17 Februari 2026

PM Peru Dipecat Atas Dugaan Mata-mata Domestik

- Rabu, 01 April 2015 11:04 WIB
230 view
 PM Peru Dipecat Atas Dugaan Mata-mata Domestik
Lima (SIB)- Kongres Peru memecat Perdana Menteri (PM) Ana Jara atas dugaan memata-matai para anggota parlemen, wartawan, tokoh bisnis dan warga biasa. Di Peru, kekuasaan eksekutif tertinggi dipegang oleh presiden, dalam hal ini Ollanta Humala. Ini merupakan krisis terbesar dalam masa empat tahun kepresidenannya. Ini pertama kalinya Kongres Peru telah memecat seorang PM sejak tahun 1968. Dengan pemecatan ini, Humala harus menunjuk PM baru.

Pada 19 Maret lalu, majalah Correo Semanal menerbitkan daftar warga Peru yang diduga tengah diselidiki Direktorat Intelijen Nasional atau DNI. Orang-orang ini termasuk politikus dan keluarga mereka, jurnalis, masyarakat bisnis dan ribuan warga biasa. Setelah berita ini mencuat, Jara pada Juli 2014 lalu dipanggil menghadap Kongres.

Dikatakan Jara, dirinya telah meminta dilakukan penyelidikan dan menurutnya, pencarian data terhadap orang-orang yang diselidiki itu telah berlangsung sejak dua pemerintahan terdahulu. Pada awal Februari lalu, pemerintah memerintahkan badan intelijen DNI untuk ditutup sementara. DNI dituduh memata-matai pejabat-pejabat pemerintah dan tokoh-tokoh oposisi.

"Meskipun dia tidak memberikan instruksi agar ini terjadi, jelas bahwa dalam politik, seseorang harus bertanggung jawab," cetus anggota parlemen oposisi Javier Bedoya selama debat sebelum voting Kongres yang menyetujui pemberhentian Jara. (Detikcom/ r)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru