Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 17 Februari 2026

Milisi ISIS Masuki Kamp Pengungsi Yarmouk

- Jumat, 03 April 2015 15:31 WIB
454 view
  Milisi ISIS Masuki Kamp Pengungsi Yarmouk
DAMASKUS (SIB)- Milisi kelompok Negara Islam atau ISIS memasuki kamp pengungsi Yarmouk Palestina di Damaskus, Suriah, kata pejabat dan pegiat Palestina. Bentrokan terjadi antara milisi dan kelompok di dalam kamp dan ISIS dilaporkan menguasai sebagian besar kamp pengungsi, kata sejumlah laporan. PBB mengatakan sekitar 18.000 pengungsi Palestina berada di dalam kamp. Milisi ISIS menguasai wilayah luas Suriah dan Irak utara serta barat.
Para saksi mata dan sejumlah laporan mengatakan milisi memasuki kamp dari daerah Hajar Aswad di dekatnya. "ISIS sekarang menguasai sebagian besar kamp", kata kelompok pengamat Syrian Observatory for Human Rights di Inggris.

Seorang pejabat Organisasi Pembebasan Palestina, PLO, di Damaskus mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa "sebagian besar kamp" telah dikuasai ISIS. Pertama kali dibangun warga Palestina yang melarikan diri dari perang Arab-Israel tahun 1948, Yarmouk pernah dipandang banyak pihak sebagai ibu kota de facto kelompok pengungsi Palestina. Sebelum perang saudara Suriah, terdapat lebih 150.000 pengungsi di kamp yang memiliki masjid, sekolah dan sarana umum sendiri itu.

Kuburan Massal


Pasukan Irak menemukan beberapa kuburan massal yang diyakini merupakan kuburan para korban pembantaian ISIS pada Juni 2014 lalu. Kuburan massal ini ditemukan menyusul berhasilnya pasukan Irak merebut kembali nyaris seluruh kota Tikrit dari tangan kelompok radikal ISIS.

Dalam pembantaian Juni 2014 tersebut, ratusan kadet militer, yang kebanyakan warga Syiah, diculik dan dieksekusi mati oleh kelompok militan ISIS. Pembantaian itu telah memicu kemarahan publik terhadap ISIS dan meningkatkan dukungan bagi pasukan Irak untuk memerangi para jihadis ISIS. Menteri Dalam Negeri Irak Mohammed al-Ghaban mengatakan seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (2/4), kuburan massal ditemukan di kompleks istana di tepi Sungai Tigris, yang baru berhasil direbut kembali dari cengkeraman ISIS. "Tempat ini mengingatkan kita pada mereka yang dibunuh secara tidak adil, ini mengingatkan kita pada pembantaian," tutur Ghaban. "Mereka orang-orang tak bersalah," imbuhnya.

Foto-foto eksekusi mati tersebut telah dirilis ISIS beberapa waktu lalu. Foto-foto itu memperlihatkan para kadet militer ditembak mati dan didorong ke sungai. Lokasi tersebut di kalangan pejuang dikenal sebagai "Al-Madhbah", kata Arab untuk tempat terjadinya pembantaian. Disampaikan Ghaban, kuburan massal lainnya juga ditemukan beberapa meter dari kompleks istana yang dibangun mendiang mantan presiden Saddam Hussein di Tirkrit, kampung halamannya itu. (BBC/AFP/dtc/h)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru