Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 18 Februari 2026

ISIS Serang Kedubes Korsel di Libya, Dua Tewas

- Senin, 13 April 2015 11:46 WIB
227 view
 ISIS Serang Kedubes Korsel di Libya, Dua Tewas
Tripoli (SIB)- Penembak tidak dikenal menyerang Kedutaan Besar Korea Selatan di ibukota Libya, Tripoli, Minggu (12/4), menewaskan dua penjaga. Diduga ini adalah satu lagi ulah kelompok militan ISIS. Diberitakan Reuters, kelompok militan yang berbaiat pada ISIS mengaku bertanggung jawab atas peristiwa ini di akun media sosial mereka. Namun pengakuan ini belum bisa dikonfirmasi kebenarannya.

Juru bicara keamanan Tripoli, Essam Naas, mengatakan bahwa pelaku menembak Kedubes dari dalam mobil. Dua penjaga berkewarganegaraan Libya tewas dan seorang lainnya terluka. Kementerian Luar Negeri Korsel di Seoul mengatakan bahwa hanya ada dua staf diplomat dan seorang di administrasi. Pejabat Kemlu Korsel mengatakan, pemerintah Seoul tengah mempertimbangkan untuk memindahkan kantor mereka dari Tripoli.

Militan Libya yang mengaku loyal pada ISIS telah melancarkan beberapa serangan terhadap orang asing di negara itu, salah satunya adalah penembakan di Hotel Corinthia di Tripoli dan eksekusi terhadap 21 warga Kristen Mesir. Mereka juga mengklaim menyerang beberapa kedutaan besar di Tripoli. Saat ini memang kebanyakan negara telah menarik diplomat mereka karena alasan keamanan. Sejak jatuhnya Moammad Gaddafi pada tahun 2011, Libya terlibat konflik antara tentara pemerintah dan beberapa pasukan bersenjata yang saling serang.

Kalahkan Militan ISIS

Pasukan pro-pemerintah Suriah berhasil mengalahkan para militan terkait ISIS yang menyerang bandara militer penting di negeri itu. Sebanyak 35 orang, termasuk 20 pejuang pro-pemerintah tewas dalam insiden ini. Sementara seluruh militan yang melakukan penyerangan juga tewas.

"Para militan yang bersumpah setia pada kelompok ISIS menyerang pinggiran bandara militer Khalkhalah di provinsi Sweida pada Jumat," tutur Rami Abdel Rahman, kepala kelompok pemantau HAM Suriah, Syrian Observatory for Human Rights seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (11/4).

Pasukan yang setia pada Presiden Suriah Bashar Al-Assad berhasil mempertahankan kendali atas bandara militer tersebut dan daerah sekitarnya, meski harus kehilangan 20 pejuang dalam pertempuran tersebut. Setidaknya 15 militan ISIS juga tewas.

Bandara Khalkhalah terletak di sepanjang jalan utama yang menghubungkan kota Sweida di Suriah selatan yang dikuasai rezim Suriah dengan ibukota Damaskus. Sebelumnya pada 25 Maret, para pemberontak Suriah dan militan ISIS merebut kota Bosra al-Sham, yang terletak di sebelah selatan Sweida, namun berlokasi di sepanjang jalan yang sama dengan bandara Khalkhalah. (AFP/dtc/f)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru