Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 18 Februari 2026

Belanda Kembali Temukan Potongan Jasad Korban Tragedi MH17

- Jumat, 24 April 2015 16:09 WIB
170 view
Belanda Kembali Temukan Potongan Jasad Korban Tragedi MH17
Kiev (SIB)- Penyelidik Belanda kembali menemukan banyak sisa-sisa jasad korban di lokasi jatuhnya pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH17 di wilayah Ukraina bagian timur. Sejumlah puing-puing pesawat juga ditemukan dalam operasi pencarian terbaru ini.

Keseluruhan 298 penumpang dan awak pesawat MH17 tewas, ketika pesawat ini ditembak jatuh rudal yang diyakini ditembakkan dari wilayah Ukraina Timur, yang dikuasai separatis pro-Rusia pada Juli 2014 lalu. Belanda memimpin penyelidikan karena sebagian besar korban tewas merupakan warganya. "Banyak jasad manusia yang ditemukan dalam beberapa hari pertama misi ini," demikian keterangan Kementerian Kehakiman Belanda, seperti dilansir AFP, Kamis (23/4).

Jasad korban yang ditemukan ini sebagian besar tidak dalam kondisi utuh atau berupa potongan tubuh manusia. Disebutkan juga, tim penyelidik juga menemukan sekitar 50 meter kubik puing-puing pesawat MH17 di lokasi ini.

Ditemukan juga berbagai barang-barang pribadi penumpang, seperti perhiasan, paspor dan sejumlah foto. Semua benda yang ditemukan akan dibawa ke kota Kharkiv, Ukraina dan kemudian dari sana, akan diterbangkan ke Belanda untuk diperiksa lebih lanjut.

Operasi pencarian terbaru ini dimulai sejak pekan lalu di wilayah Petropavlivka, yang berjarak sekitar 10 kilometer dari wilayah Grabove, yang menjadi lokasi mayoritas jatuhnya puing-puing pesawat MH17. Pesawat jenis Boeing 777 ini tengah mengudara dari Amsterdam menuju Kuala Lumpur ketika ditembak jatuh pada 17 Juli 2014 lalu. Seluruh jasad korban, kecuali dua jasad warga Belanda, telah berhasil diidentifikasi.

Ukraina dan negara-negara Barat menuding bahwa separatis pro-Rusialah yang menembak MH17 dengan menggunakan rudal darat-ke-udara BUK yang disuplai oleh otoritas Rusia. Menanggapi tudingan ini, otoritas Rusia telah membantah dengan keras dan justru menuding balik Ukraina.

Belanda yang memimpin penyelidikan ini, terus mengumpulkan bukti dan petunjuk untuk mencari tahu penyebab jatuhnya MH17. Baru-baru ini, Menteri Kehakiman Belanda, Ard van der Steur menyatakan bahwa mengadili pihak-pihak yang bertanggung jawab atas jatuhnya pesawat MH17 merupakan prioritas utama.

Laporan awal yang dirilis pada September 2014, menyebut bahwa pesawat itu jatuh karena dihantam oleh objek dengan kecepatan dan tenaga tinggi. Namun tidak disebut lebih lanjut pihak-pihak yang bertanggung jawab di balik insiden ini.

"Pesawat meledak di udara mungkin sebagai akibat dari kerusakan struktural yang disebabkan oleh objek besar dengan energi besar yang menghantam pesawat dari luar," sebut laporan awal tersebut. Laporan akhir atas tragedi MH17 akan dirilis pada musim panas tahun ini atau pertengahan tahun. (Detikcom/ r)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru