Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 18 Februari 2026

Komplotan Penculik di Hong Kong Kabur Bawa Tebusan Rp 46 M

- Kamis, 30 April 2015 10:57 WIB
226 view
Komplotan Penculik di Hong Kong Kabur Bawa Tebusan Rp 46 M
Hong Kong (SIB)- Kepolisian Hong Kong melakukan perburuan besar-besaran terhadap komplotan penculik atas penculikan seorang wanita berusia 29 tahun. Komplotan ini kabur dengan membawa uang tebusan sebesar HK$ 28 juta atau setara Rp 46 miliar. Dalam pernyataannya, seperti dilansir Reuters, Rabu (29/4), kepolisian Hong Kong menyebut komplotan yang terdiri atas 6 orang ini, kabur dengan menggunakan mobil berwarna putih setelah menculik seorang wanita yang tidak disebut namanya. Mereka kabur setelah menerima uang tebusan yang dibayarkan keluarga korban.

Para tersangka juga mencuri barang-barang korban yang ditaksir bernilai HK$ 2 juta (Rp 3,3 miliar), dari rumahnya di New Territories. Korban akhirnya berhasil diselamatkan dari komplotan penculik tersebut, tanpa luka sedikitpun. Kepolisian Hong Kong mengidentifikasi empat pelaku sebagai warga negara China, sedangkan dua pelaku lainnya tidak disebut asal kewarganegaraannya. Penyelidikan atas kasus penculikan ini masih berlanjut.

Hong Kong yang kembali bergabung di bawah China sejak tahun 1997 lalu, memiliki beberapa sejarah kasus penculikan dramatis. Pada tahun 1990-an lalu, Victor Li yang merupakan putra miliarder Hong Kong diculik oleh gangster berbahaya asal China, Cheung Tze-keung.

Saat itu, media setempat melaporkan, Victor ditodong pistol saat hendak pulang ke rumah. Dia diborgol dan ditutup matanya, disekap selama semalam sebelum akhirnya dibebaskan setelah uang tebusan dibayarkan. Tidak disebut berapa tebusan yang dibayar ke pelaku.

Tidak hanya Victor, Cheung juga mendalangi penculikan pengusaha properti ternama Hong Kong, Walter Kwok pada tahun 1997. Walter disekap selama 6 hari sebelum uang tebusan sebesar HK$ 600 juta (Rp 1 triliun) dibayarkan. Pada tahun 1998, Cheung dieksekusi mati dengan cara ditembak oleh otoritas Hong Kong. (Rtr/dtc/d)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru