Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 18 Februari 2026

Empat Gempa Susulan Guncang Nepal, Satu Orang Tewas

- Selasa, 12 Mei 2015 22:02 WIB
211 view
Empat Gempa Susulan Guncang Nepal, Satu Orang Tewas
Kathmandu (SIB)- Satu orang tewas saat empat gempa susulan mengguncang Nepal, Minggu (10/5), hari ke-16 sejak gempa dengan kekuatan 7,9 Skala Richter mengguncang negara Asia Selatan itu.

Korban, Shankha Bahadur Nagarkoti (72), meninggal saat berlari ke luar rumahnya, sewaktu gempa dengan kekuatan 4,2 Skala Richter mengguncang Lalitpur di Lembah Kathmandu, kata polisi setempat.

Nagarkoti, yang sedang berbaring di ranjang di dalam rumahnya --yang dindingnya retak setelah gempa kuat pada Sabtu, 25 April-- meninggal sebab ia jatuh sewaktu berlari ke luar setelah gempa terjadi, kata seorang juru bicara polisi.

Hingga Minggu (10/5), lebih dari 8.000 orang tewas sejak gempa kuat mengguncang negara Himalaya tersebut pada 25 April, dan lebih dari 17.800 orang lagi cedera, demikian statistik pemerintah.

US Geological Survey (USGS) telah menyatakan gempa susulan adalah peristiwa normal setelah gempa kuat, dan diperkirakan akan berlanjut di Nepal, demikian laporan Xinhua, Senin (11/5). Namun gempa susulan akan berkurang seiring dengan berjalannya waktu.

Sementara itu, satu tim insinyur Selandia Baru akan pergi ke Nepal untuk menilai kerusakan akibat gempa pada 25 April, kata Menteri Luar Negeri Selandia Baru Murray McCully.

"Pemerintah Nepal telah meminta bantuan dari para ahli Selandia Baru untuk melakukan penilaian kerusakan prasarana penting umum, termasuk rumah sakit dan gedung pemerintah," kata McCully.

"Empat insinyur Selandia Baru, dengan pengalaman luas dalam masalah gempa, telah rela meluangkan waktu mereka dan sedang dalam perjalanan ke Nepal," katanya.

"Kelompok insinyur ini akan berada di Kathmandu selama satu pekan dan selain melakukan penilaian kerusakan, mereka juga akan membantu memastikan apakah rombongan yang lebih banyak --10 sampai 12 insinyur-- diperlukan," katanya.

"Penggelaran paling akhir ini akan berlangsung selama tiga bulan dan akan memusatkan perhatian pada membantu menstabilkan dan mendirikan kembali bangunan yang rusak," katanya.

Pemerintah Selandia Baru sudah memberi dua juta dolar Selandia Baru (1,48 juta dolar AS) dalam bentuk bantuan keuangan buat Nepal setelah gempa kuat mengguncang negeri itu. (Ant/Xinhua/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru