Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 18 Februari 2026

170 Orang Ditangkap Terkait Bentrokan Antar Geng Motor

* Obama Batasi Peralatan Militer Kepolisian
- Rabu, 20 Mei 2015 19:03 WIB
353 view
170 Orang Ditangkap Terkait Bentrokan Antar Geng Motor
SIB/AP Photo/Jerry Larson
Pihak berwenang memeriksa insiden penembakan antar geng motor di restoran Twin Peaks Sports Bar and Grill di Waco, Texas, yang menewaskan sembilan orang dan sejauh ini polisi menahan sekitar 170 orang.
Texas (SIB)- Sekitar 170 orang ditangkap di Texas, Amerika Serikat terkait kekerasan antara geng motor. Mereka yang ditangkap akan dijerat dakwaan pembunuhan berencana atas tewasnya 9 orang dalam bentrokan tersebut. Anggota geng motor dari dua kelompok yang bermusuhan, yakni Bandidos dan Cossacks, saling menyerang dengan pistol, pisau, tongkat dan rantai motor di restoran Twin Peaks Sports Bar and Grill di Waco, Texas. Tidak ada warga setempat maupun polisi yang mengalami luka-luka. Namun sekitar 18 anggota geng motor lainnya mengalami luka-luka dalam bentrokan yang terjadi pada Senin (18/5) waktu setempat. Sekitar 100 senjata berbagai jenis, berhasil disita oleh otoritas setempat.

"Peristiwa kemarin merupakan sekelompok pria jahat dengan sekelompok pria jahat. Ketika anggota kepolisian datang, pria-pria jahat itu mengarahkan senjatanya kepada polisi," tutur Sersan Patrick Swanton dari Kepolisian Waco, seperti dilansir Reuters, Selasa (19/5).

Swanton menambahkan, anggota geng motor lainnya banyak yang mendatangi Waco setelah insiden ini. Bahkan, lanjut Swanton, ada beberapa yang melontarkan ancaman terhadap polisi setempat. Dikhawatirkan adanya serangan balasan di wilayah yang sama.

"Ada lampu hijau untuk menyingkirkan penegak hukum, itulah pemahaman kami dari peristiwa semalam. Kami waspada akan adanya ancaman," ucap Swanton. "Ini jelas merupakan penyelidikan yang sangat besar yang melibatkan banyak lembaga dan organisasi, dan kami akan melakukannya dengan benar," imbuhnya.

Swanton menuturkan, anggota geng motor yang ditangkap awalnya dibawa ke gedung pertemuan setempat, baru kemudian dibawa ke penjara yang ada di kantor polisi setempat. Usai insiden ini, polisi dikerahkan untuk menjaga di jalan layang dan atap-atap bangunan untuk memberikan rasa aman bagi warga. "Kami memiliki perlindungan berlapis," tutur Swanton.

Mereka yang ditangkap, menurut Swanton, dijerat dakwaan terlibat dalam kejahatan terorganisir untuk pembunuhan dan akan dijerat beberapa dakwaan pidana lainnya terkait pertumpahan darah yang terjadi di Waco. Mengingat kasus ini sangat fatal, besarnya uang jaminan bagi masing-masing anggota geng motor yang ditangkap, ditetapkan sebesar US$ 1 juta.

Pengendara motor dari lima kelompok berbeda saling menyerang satu sama lain dengan pistol, pisau, kayu pemukul dan rantai sepeda motor di restoran Twin Peaks Sprorts Bar and Grill di Waco. Ketika mereka mulai melepas tembakan, hampir dua lusin polisi yang sudah berada di luar segera memasuki restoran, 
dan sebagian melepas tembakan. Ketika tembak-menembak berhenti, terlihat banyak orang tergeletak di dalam restoran dan tempat parkir. Polisi mengatakan menemukan sekitar 100 senjata dari tempat kejadian.

Salah satu kelompok yang terlibat dalam penembakan ini adalah Bandidos yang menurut Departemen Kehakiman AS memiliki antar 2.000 dan 2.500 anggota di negara itu dan 13 negara lain. Kelompok ini adalah salah satu gang sepeda motor terbesar dan pesaing utama kelompok Hells Angels.

Menurut keterangan dari Departemen Kahakiman: “Bandidos terlibat dalam pengiriman dan distribusi kokain dan marijuana, dan terlibat dalam produksi, pengiriman dan distribusi methamphetamine.” Ketegangan antara Bandidos dan pesaingnya, kelompok Cossacks, terjadi dalam pertemuan di Waco yang dihadiri sekitar 200 orang itu.

Kedua kelompok ini bersaing untuk menguasai negara bagian Texas yang dipandang sebagai wilayah Bandidos. Media setempat mengutip salah keterangan dari penegak hukum yang menyatakan bahwa salah satu isu yang meningkatkan ketegangan adalah pemasangan emblem “Texas” di jaket kelompok Cossacks.

“Kekerasan antar anggota Bandidos OMG (Outlaw Motorcycle Gang) dan Cossacks MC (Motorcycle Club) di Texas meningkat dan tidak ada tanda-tanda mereda,” tulis edaran penegak hukum setempat. Pertikaian berdarah ini kemungkinan besar dimulai karena dorong-mendorong di kamar kecil yang kemudian melebar ke dalam restoran, dan ke tempat parkir dimana polisi telah berjaga-jaga untuk mengantisipasi keributan. 

Batasi Peralatan Militer Kepolisian
Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama telah mengumumkan peraturan baru yang membatasi beberapa peralatan militer untuk departemen kepolisian di negara bagian dan kota-kota di AS. Pengiriman kendaraan lapis baja, pesawat bersenjata, bayonet, peluncur granat, dan senjata api kaliber besar dari Kepolisian Federal AS ke departemen kepolisian lokal kini dilarang.

Peralatan lainnya, seperti perlengkapan antihuru-hara, senjata mesin, dan amunisi khusus, nantinya hanya akan dikirim ke departemen kepolisian lokal jika memenuhi persyaratan tertentu, atau terlebih dahulu melakukan pelatihan khusus.

“Peraturan baru tentang pembatasan peralatan militer ini akan mengurangi ketegangan antara penegak hukum AS (polisi) dan masyarakat. Ini juga untuk membangun rasa kepercayaan warga terhadap para penegak hukum AS,” ujar Presiden Obama ketika berada di New Jersey.

“Kita telah melihat bagaimana peralatan militer kadang-kadang dapat memberikan seseorang perasaan seperti punya kekuatan lebih dalam mengemban tanggung jawabnya. Peraturan baru ini dibuat untuk melindungi dan melayani masyarakat,” lanjut Obama.

Ia menambahkan, peraturan terbaru tersebut diterapkan sebagaimana rekomendasi yang disampaikan lembaga penegak hukum AS. Pemerintah AS sangat peduli dengan warganya. AS akan melakukan segala upaya untuk memastikan warganya aman.

Mendengar pernyataan Obama, banyak pengamat di AS meyakini bahwa peraturan terbaru tentang pembatasan pengiriman peralatan militer itu berkaitan dengan peristiwa kerusuhan yang marak terjadi di beberapa kota di AS. Contohnya, kerusuhan di Kota Baltimore, kasus penembakan warga kulit hitam oleh polisi AS, kasus tunawisma yang ditembak mati Kepolisian Los Angeles, dan kerusuhan di Ferguson. (Detikcom/okz/d)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru