Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 18 Februari 2026

UU Kebebasan AS Beri Wewenang Penyadapan

- Kamis, 04 Juni 2015 14:00 WIB
224 view
UU Kebebasan AS Beri Wewenang Penyadapan
Washintong (SIB)- Senat Amerika Serikat memutuskan untuk memberi izin kepada pemerintah melakukan kembali pengawasan atas data percakapan telepon namun dengan pembatasan baru. Undang-undang Kebebasan AS memperluas wewenang pemerintah untuk mengumpulkan data dalam jumlah besar, yang habis masa berlakunya Minggu 31 Mei tengah malam.

Pada hari itu Senat AS sudah bersidang, namun gagal memperpanjang UU Patriot yang memberikan wewenang kepada Badan Keamanan Nasional, NSA, untuk terus mengumpulkan data percakapan telepon. Adapun UU Kebebasan -yang dilihat sebagai sebuah kompromi- sudah mendapat dukungan dari Presiden Barack Obama yang melihatnya diperlukan untuk menghadapi ancaman terorisme.

Setelah lolos di Senat dengan suara 67 melawan 32, undang-undang akan diserahkan kepada Presiden Obama untuk ditandatangani. Laporan media menyebutkan dengan program baru ini maka data percakapan disimpan oleh perusahaan telepon namun pemerintah bisa diminta pemerintah berdasarkan surat perintah. 

Penyadapan percakapan telepon secara meluas oleh NSA diungkapkan Edward Snowden, mantan kontraktor NSA yang kini berada di Rusia setelah karena diburu pihak berwenang AS. (BBC/c)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru