Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 15 Februari 2026

Ribuan Demonstran Venezuela Kembali Protes Kebijakan Maduro

- Kamis, 06 Maret 2014 13:50 WIB
803 view
Ribuan Demonstran Venezuela Kembali Protes Kebijakan Maduro
Sib/rtr
BUKA TOPI : Demonstran anti pemerintah ramai-ramai membuka topi sambil meneriakkan slogan protes terhadap pemerintah presiden Venezuela Nicolas Maduro saat kembali menggelar aksi demo lanjutan, Rabu (5/3) di Caracas.
Caracas (SIB)- Ribuan demonstran Venezuela kembali turun ke jalan-jalan di ibukota Caracas untuk memprotes kebijakan-kebijakan Presiden Nicolas Maduro. Aksi demo yang dilakukan pada Selasa, 4 Maret waktu setempat ini bertepatan dengan malam peringatan kematian mantan Presiden Venezuela Hugo Chavez. Dalam aksinya seperti dilansir Press TV, Rabu (5/3), para demonstran mengenakan pakaian warna putih dan berjalan kaki menuju kawasan Petare di pinggiran Caracas timur.

Dalam aksinya, para demonstran oposisi mengkritik kebijakan-kebijakan Maduro atas tingginya tingkat kejahatan dan kesulitan ekonomi di negeri itu. Disebutkan bahwa kebijakan-kebijakan Maduro telah menyebabkan kekurangan barang-barang esensial dan tingginya inflasi.

Para demonstran mengatakan, mereka ingin menunjukkan bahwa para demonstran bukan hanya berasal dari kalangan kelas menengah, tapi dari semua lapisan masyarakat.

Sebelumnya pada Senin, 3 Maret waktu setempat, bentrokan kembali terjadi antara para demonstran dan aparat polisi antihuru-hara. Dalam insiden itu, para demonstran melemparkan batu-batu dan bom rakitan ke polisi, yang membalas dengan melepaskan gas air mata.

Aksi-aksi demo telah mulai marak di Venezuela pada 12 Februari lalu. Unjuk rasa yang diwarnai bentrokan antara polisi dan demonstran ataupun antara demonstran yang pro dan antipemerintah tersebut, telah merenggut 18 nyawa dan menyebabkan 250 orang lainnya luka-luka. (PressTV/dtc)



Simak berita lainnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB). Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap hari pukul 13.00 WIB.

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru