Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 04 September 2026

Boko Haram Ledakkan Bom di Nigeria dan Kamerun, 60 Orang Tewas

- Jumat, 24 Juli 2015 10:57 WIB
561 view
Boko Haram Ledakkan Bom di Nigeria dan Kamerun, 60 Orang Tewas
SIB/AFP
Pasukan keamanan mengevakuasi kantung berisi mayat korban serangan bom di Maroua, Kamerun, Kamis (23/7) diduga dilakukan anggota kelompok Boko Haram.
Kano (SIB)- Lebih dari 40 orang dikhawatirkan tewas di kota Gombe, Nigeria timurlaut, Rabu (22/7) setelah serangkaian ledakan bom menghantam dua terminal bus, kata petugas penyelamat dan saksi kepada AFP. Ledakan pertama terjadi sekitar pukul 19.30 waktu setempat (01.30 WIB) di dekat pintu masuk terminal Dadin Kowa, sedangkan yang kedua terjadi sekitar 20 menit kemudian di daerah Dukku.

Saksi mendengar dua ledakan di kedua terminal tersebut tetapi kekurangan pencahayaan membuat mustahil mengatakan apakah itu berasal dari serangan bunuh diri atau bom rakitan. Ledakan tersebut diduga dilakukan kelompok Boko Haram, yang sebelumnya menyasar pusat keramaian, seperti, terminal bus, pasar, masjid, dan gereja, selama pemberontakan berdarah enam tahun tersebut.

Kota Gombe dihantam serangan pada Kamis (16/7) lalu, ketika serangkaian alat peledak yang dibuat seadanya meledak di satu pasar sehingga menewaskan 49 warga. "Sejauh ini, kami telah dapatkan 12 mayat dari lokasi ledakan. Mayat-mayat dalam kondisi buruk karena adanya potongan-potongan tubuh dan juga ada beberapa orang yang terluka," kata pekerja penyelamat yang meminta untuk tidak diidentifikasi namanya saat melakukan evakuasi di tempat pertama. Ia menambahkan bahwa fokus utama pihaknya, yakni menyelamatkan nyawa.

Juru bicara kepolisian negara bagian Gombe Fwaje Attajiri mengkonfirmasi telah terjadi ledakan tersebut tetapi tidak memberikan berapa banyak korban yang tewas. Attajiri tidak mempunyai rincian tentang ledakan kedua tetapi satu pedagang yang berada di toko dekat terminal bus Dukku mengatakan ada dua ledakan yang terjadi setelah dirinya menutup toko pada hari itu. "Saya dan warga lainnya yang berada di sekitar kejadian akhirnya kembali dan mulai menarik keluar tubuh. Saya menghitung sampai 30 mayat. Saya menjadi sakit setelah melihat mayat-mayat tersebut," kata pedagang tersebut.

Serangan bom di kota Gombe terjadi ketika Presiden Muhammadu Buhari baru kembali dari kunjungan kenegaraan selama empat hari di Amerika Serikat. Di AS, meski disambut hangan Presiden Barack Obama, Buhari gagal mendapatkan kesepakatan penjualan senjata untuk digunakan dalam perang melawan Boko Haram. Dalam kunjungan di AS itu, Buhari di hadapan para pengambil keputusan mengatakan angkatan bersenjata Nigeria pada dasarnya "impoten" karena tak memiliki senjata yang memadai untuk menghadapi Boko Haram.

Boko Haram telah meningkatkan frekuensi dan intensitas serangan ketika Muhammadu Buhari menjadi Presiden Nigeria pada 29 Mei lalu. Sejak saat itu, lebih dari 750 orang telah tewas hanya di Nigeria saja, menurut perhitungan dari AFP. Sebelumnya, terdapat juga serangan bunuh diri di ibu kota Chad, NDjamena.

Sementara pada Rabu, bahan peledak yang diikatkan pada dua gadis meledak di pusat pasar Maroua, Kamerun Utara yang menyebabkan 11 orang tewas. Buhari bertekad menghancurkan pemberontak Boko Haram yang telah menewaskan sedikitnya 15.000 orang dan membuat lebih dari 1,5 juta warga kehilangan tempat tinggal sejak 2009.

20 Orang Tewas

Sementara itu, sebanyak 20 orang tewas dan lebih dari 30 orang cedera akibat dua ledakan bom bunuh diri di Kota Maroua, Rabu (22/7),  kata satu sumber militer. Dua anak perempuan yang berusia sekitar 15 tahun, meledakkan bom sekitar pukul 14.30 waktu setempat (20.30 WIB) di pasar kota tersebut, tempat mereka menjual buah kering, kata satu sumber militer kepada Xinhua.

Anak perempuan itu diduga adalah anggota kelompok garis keras Nigeria, Boko Haram --yang telah melancarkan serangan terhadap Kamerun sejak 2013. "Jumlah korban tewas bisa bertambah sebab kondisi sebagian orang yang cedera sangat kritis," kata sumber tersebut.

Pemerintah sebelumnya menyebutkan jumlah korban jiwa 12. Ledakan itu adalah kasus kedua yang tercatat tahun ini. Pada Juli, dua pemboman bunuh diri menewaskan 13 orang di Fotokol, kota kecil di wilayah yang sama, Utara-jauh, yang berbatasan dengan Nigeria. Sumber tersebut juga mengatakan sembilan orang tewas oleh beberapa penyerang tak dikenal pada Ahad lalu (19/7) di Kamouna, desa di bagian utara-jauh. (AFP/Ant/w)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru