Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 04 September 2026

Australia Bangun Armada Laut Baru Senilai AS$65 Miliar

- Rabu, 05 Agustus 2015 14:36 WIB
193 view
Australia Bangun Armada Laut Baru Senilai AS$65 Miliar
Sydney (SIB)- Australia mengumumkan paket senilai 89 miliar dolar Australia atau 65 miliar dolar AS, untuk membuat fregat (kapal perang berukuran sedang) dan kapal patroli di dalam negeri. Australia juga menunjuk pemasok internasional untuk menggantikan kapal selam yang akan dibuat dalam "beberapa bulan mendatang".

Proposal "pembangunan berkesinambungan armada kapal", yang melibatkan penggantian fregat-fregat, kapal patroli dan kapal selam selama dua dasawarsa, diperkirakan akan menciptakan 2.500 lapangan kerja di sektor tersebut dan oleh Perdana Menteri Tony Abbott disebut sebagai "pengumuman sangat bersejarah".

"Pemerintah Australia sebelumnya telah mengumumkan bahwa kapal-kapal tunggal atau armada kapal akan dibangun di Australia," kata Abbott dalam jumpa pers seperti dilansir dari AFP, Selasa (4/8). Abbott tidak memberikan rincian lebih lanjut mengenai langkah pencarian pemasok internasional untuk merancang dan membuat kapal selam generasi baru untuk menggantikan armada Collins Class bertenaga listrik dan diesel yang sudah tua dan akan dipensiunkan mulai 2026 dan seterusnya.

Prancis, Jerman, dan Jepang bersaing untuk mendapatkan kontrak yang disebut-sebut merupakan program pengadaan pertahanan Australia paling besar dengan biaya diperkirakan mencapai 50 miliar dolar Australia. Namun, proses pembangunan itu menjadi sumber perdebatan di Australia di tengah berkembangnya keprihatinan bahwa industri pembuatan kapal domestik itu akan sangat dirugikan jika Canberra memilih untuk membeli kapal selam siap-pakai.

Paket pembuatan armada kapal itu akan memperkenalkan program "Fregat Masa Depan" untuk menggantikan kelas fregat ANZAC hingga 2020. Pembuatan kapal-kapal patroli lepas pantai untuk menggantikan armada Armidale juga dimajukan hingga 2018. Biaya total proyek tersebut diperkirakan mencapai sekitar 40 miliar dolar Australia, kata Abbott.

Menteri Pertahanan Kevin Andrews mengatakan pembangunan "armada kapal berkesinambungan" secara domestik itu merefleksikan pandangan bahwa kemampuan kapal angkatan laut masa depan Australia "menjadi pusat perhatian strategis kita dan akan tetap menjadi fokus dalam Kertas Putih Pertahanan akan datang".

Fregat-fregat itu akan menjadi "kuda beban" bagi Angkatan Laut dalam beberapa dekade mendatang, kata Laksamana Madya AL Tim Barrett. Pengumuman mengenai proyek armada kapal itu dilihat sebagai upaya untuk menyenangkan pemilih di Australia Selatan, yang mencatat angka pengangguran tertinggi di antara negara-negara bagian Australia, sekitar 8,2 persen dan merupakan pusat dari sebagian besar infrastruktur pembuatan kapal utama negara itu. (AFP/Ant/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru