Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 04 September 2026

Dua Kereta Api Anjlok Akibat Banjir di India, 27 Orang Tewas

- Kamis, 06 Agustus 2015 12:30 WIB
1.056 view
 Dua Kereta Api Anjlok Akibat Banjir di India, 27 Orang Tewas
SIB/AFP
Dua kereta api penumpang anjlok dalam waktu hampir bersamaan di Madhya Pradesh, India setelah rel yang mereka lewati dihantam banjir.
New Delhi (SIB)- Setidaknya 27 orang tewas setelah dua kereta api penumpang anjlok saat jembatan yang dilewati kedua kereta itu dihantam banjir bandang di negara bagian Madhya Pradesh, India. Tim SAR berhasil menyelamatkan sekitar 300-an orang penumpang setelah sejumlah gerbong dan satu lokomotif anjlok dalam selang waktu beberapa menit di luar kota Harda, menjelang tengah malam, Selasa (4/8).

Kereta api Kamayani Express, yang menempuh perjalanan dari Mumbai, anjlok beberapa menit setelah banjir bandang dari Sungai Machak menenggelamkan rel yang melintas di atas satu jembatan kecil. Demikian penjelasan dari ketua dewan perkeretaapian India, AK Mittal. "Kereta api kedua, Janata Express yang datang dari arah berlawanan dari kota Patna menuju Mumbai, melintas beberapa saat setelah anjloknya Kamayani Express," kata juru bicara Kementerian Kereta Api Anil Saxena.

Dituturkan pihak Kementerian Urusan Perkeretaapian, ada 12 gerbong rangkaian kereta Kamayani Express yang anjlok di dekat wilayah Harda, Madhya Pradesh sesaat sebelum tengah malam. Kereta ini sedang melaju dari kota Varanasi menuju Mumbai.

Sejumlah penumpang yang saat kecelakaan terjadi tengah tertidur lelap menjadi panik setelah gerbong yang mereka tumpangi jatuh ke sungai dan air berlumpur dengan cepat memenuhi gerbong. "Saya sedang tidur dan tiba-tiba saya merasakan benturan. Saya terbangun dan melihat penumpang lain berteriak-teriak," kata Manoj Mongi, seorang penumpang, kepada harian The Hindustan Times.

"Saya lalu keluar dari gerbong. Saya melihat tiga orang perempuan mengapung di air, tetapi saya tak bisa menyelamatkan mereka," tambah Manoj. "Ketinggian air di rel kereta api hampir setinggi pinggang orang dewasa," kata Shahshi Bhushan Pandit, seorang penumpang lainnya.

Menteri Kereta Api Madhya Pradesh MS Gupta mengatakan, sebanyak 27 penumpang tewas dan 70 orang lainnya terluka. "Semua gerbong sudah dikeluarkan dari sungai dan semua jasad sudah dikeluarkan dari dalam gerbong,"  ujar Gupta.

Perdana Menteri Narendra Modi dalam akun Twitternya menyampaikan belasungkawa atas keluarga korban. Hujan deras yang melanda India sejauh ini telah merenggut lebih dari 100 nyawa. Hujan deras ini memicu banjir, tanah longsor dan membuat sejumlah bangunan roboh dalam beberapa hari terakhir.
Ini bukan kali pertama kecelakaan kereta parah terjadi di India. Mengutip Reuters, tahun lalu kecelakaan kereta telah menewaskan 25.000 orang di India akibat padatnya penumpang dan buruknya keselamatan kereta. Jaringan kereta api India adalah salah satu yang terbesar di dunia dan menghubungkan seluruh penjuru India. Namun, perkeretapian di India kekurangan anggaran yang berujung buruknya pemeliharaan yang akhirnya kerap menghasilkan kecelakaan. Pemerintah India telah bertekad untuk menginvestasikan dana sebesar 137 miliar dollar AS untuk melakukan modernisasi jaringan kereta api negeri itu agar lebih aman, cepat, dan efisien. (AFP/kps.com/d)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru