Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 04 September 2026

Jet Bomber China Bakal Buat AS ‘Ketakutan’

- Kamis, 20 Agustus 2015 13:43 WIB
227 view
Jet Bomber China Bakal Buat AS ‘Ketakutan’
SIB/Sputnik
Jet Bomber H-6K China.
Beijing (SIB)- China dalam tahap pengembangan pesawat jet long range heavy bomber dan pesawat jet H-6K terbaru. Pengamat militer David Axe yakin bahwa langkah China tersebut akan membuat Amerika Serikat (AS) ketakutan. Jet H-6K telah memperlihatkan kemampuan menembakkan nuklir saat melakukan penerbangan pertama pada 2007 dan ikut bergabung dalam Tentara Pembebasan Rakyat China dua tahun kemudian. Saat ini setidaknya dua rezim Angkatan Udara China dipercaya untuk mengoperasikan H-6K.

"H-6K adalah B-52 milik Beijing yang mampu melakukan penerbangan jarak jauh dan hemat bahan bakar yang dikombinasikan dengan time-tested airframe serta perangkat elektronik yang modern dan persenjataan yang bertenaga dan presisi," jelas Axe, sebagaimana dilansir Sputnik, Rabu (19/8). "Meski demikian, B-52 mampu terbang lebih jauh dengan membawa bom dan rudal yang lebih banyak," sambungnya.

Sementara media China, The Want China Times, baru-baru ini menilai H-6K sebagai perangkat senjata strategis berbiaya tinggi. Jet bomber tersebut merupakan versi terbaru dari bomber strategis dengan mesin kembar milik Rusia yakni Tupolev Tu-16. Axe menyebut Tu-16 sebagai pesawat yang solid dan andal seperti B-52 milik AS yang pertama kali terbang pada 1954 yang dilengkapi banyak upgrade dan terus semakin meningkatkan kekuatan.

Pesawat bomber strategis tersebut mampu membawa 12 ton senjata, termasuk enam rudal antikapal supersonic YJ-12 atau rudal subsonic land-attack cruise CJ-20 yang mampu menyerang target pada jarak 250-1.500 mil. Radius serangan pesawat kombat tersebut dilaporkan mencapai hampir 2.200 mil dan dapat terbang lebih jauh bila bahan bakarnya diisi di atas udara. "Pesawat tersebut diperkirakan mampu menyerang target di Jepang, Malaysia, Filipina, Vietnam, Guam, Hawai, dan Alaska tanpa meninggalkan zona pertahanan udara," demikian isi laporan situs Military Today. Namun, menurut Axe, ada sejumlah hal yang menjadi perhatian atas H-6K atau kemampuan bomber tersebut adalah membidik target terbatas dan boros bahan bakar. (sputnik/okz/d)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru