Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 04 September 2026

Kapal Pengungsi Tenggelam di Perairan Libya Tewaskan 37 Orang

- Selasa, 01 September 2015 12:25 WIB
206 view
Kapal Pengungsi Tenggelam di Perairan Libya Tewaskan 37 Orang
Tripoli (SIB)- Kapal pengangkut pengungsi tenggelam di Laut Tengah di lepas pantai Libya, Minggu (30/8) menyebabkan 37 penumpangnya kehilangan nyawa dalam kejadian kedua selama beberapa hari belakangan.

"Pada pagi ini, kami mendapat laporan bahwa telah ditemukan tujuh jenazah pendatang dari kapal tenggelam di lepas pantai Khoms (timur Tripoli), tetapi kami tidak memiliki data lengkap mengenai jumlah penumpang kapal itu," kata Mohamad al-Misrati, juru bicara Bulan Sabit Merah di Tripoli.

Para nelayan kemudian menemukan 30 jenazah lagi di tempat sama di dekat Khoms, yang berjarak 100 kilometer timur ibukota itu.

Relawan dari Bulan Sabit Merah mencoba mencari korban meninggal tetapi kekurangan kapal. Belum ada kabar lain atas kecelakaan tersebut.

Pada Kamis, kapal yang sarat penumpang yaitu para pendatang asal Libya menuju Italia juga tenggelam di perairan dekat kota Zuwara, Libya, menyebabkan 200 orang meinggal.

Libya yang tidak lagi menjalankan peraturan, menjadi tempat persinggahan para migran yang melarikan diri akibat konflik dan kemiskinan, dengan menumpang perahu menuju Eropa.

Penyelundup orang memanfaatkan keadaan kacau dengan membawa warga Suriah menuju Libya melalui Mesir, demikian pula warga dari sejumlah negara sub-Sahara seperti Niger, Sudan dan Chad.

Pendatang itu membayar ribuan dolar untuk jalur perjalanan darat dan kapal dan seringkali diangkut berjejal-jejal di dalam satu kapal untuk mengeruk lebih banyak uang dalam tahap akhir perjalanan melalui laut dengan kapal yang tidak layak berlayar, kata kelompok hak asasi manusia.

Libya meminta Uni Eropa untuk membantu melatih dan memberi peralatan bagi angkatan lautnya yang kebanyakan telah hancur akibat perang pada 2011 yang menjatuhkan Gadhafi.

    Namun, seluruh kerjasama dan pelatihan dibekukan pada 2014 ketika Uni Eropa memboikot pernyataan sendiri pemerintah yang mengendalikan Libya barat dan menyita ibukota Tripoli dengan cara membuang perdana menteri ke wilayah timur.

Barat dan kebanyakan negara Arab hanya mempunyai kesepakatan dengan pemerintah di Timur yang tidak menguasai wilayah barat dari Libya, tempat kapal-kapal pengungsi bertolak ke Lampedusa di timur.

Jumlah pengungsi yang melintasi Libya bagian barat menuju Eropa telah melewati angka 300 ribu dibandingkan 219 ribu orang untuk sepanjang 2014. (Antara/Reuters/k)



SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru