Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 04 September 2026

Thailand Buru Tersangka Pengatur Bom Bangkok Asal Xinjiang

- Kamis, 10 September 2015 14:01 WIB
424 view
Thailand Buru Tersangka Pengatur Bom Bangkok Asal Xinjiang
Bangkok (SIB)- Satu lagi tersangka bom Bangkok yang diburu otoritas Thailand. Tersangka yang bernama Abudureheman Abudusataer (27) ini diyakini sebagai pengatur dan perencana serangan bom yang menewaskan 21 orang tersebut. Seperti dilansir media setempat, Bangkok Post, Rabu (9/9), Pengadilan Kriminal Bangkok Selatan telah merilis surat perintah penangkapan bagi Abudusataer yang diketahui berasal dari Xinjiang, China ini. Di kalangan tersangka bom Bangkok lainnya, Abudusataer memiliki nama alias Ishan.

Menurut sumber yang memahami kasus ini, salah satu tersangka yang ditahan, Yusufu Mieraili (25) yang juga berasal dari Xinjiang, menuturkan kepada polisi bahwa Ishan mengatur serangkaian pertemuan kelompok pengebom dan memberikan tugas kepada masing-masing dari mereka.

Sumber lainnya menyebut, Ishan telah meninggalkan Thailand pada 16 Agustus, atau sehari sebelum ledakan mengguncang kompleks Kuil Erawan, melalui Bandara Suvarnabhumi. Namun tidak diketahui ke mana Ishan melarikan diri. Polisi masih menyelidikinya lebih lanjut.

Kepada penyidik polisi Thailand, Mieraili mengakui dirinya merupakan bagian dari jaringan pengebom. Mieraili telah diinterogasi selama 14 jam oleh otoritas Thailand, soal keterlibatannya dalam kasus ini sejak dia ditangkap di perbatasan Thailand-Kamboja pada 1 September lalu.

Dalam interogasi, menurut sumber kepolisian setempat, Mieraili mengaku pada hari pengeboman, 17 Agustus lalu, dirinya mendatangi apartemen di Nong Chok untuk mengambil sebuah tas ransel warna hitam dan kemudian naik taksi ke stasiun Hua Lamphong. Di stasiun itu, Mieraili menyerahkan ransel hitam kepada tersangka utama yang diyakini sebagai pria berkaus kuning dalam rekaman CCTV. Namun, Mieraili menyebut saat itu merupakan pertama kalinya dia bertemu dengan pria berkaus kuning. Dia juga mengaku tidak tahu-menahu jika ransel yang diantarkannya itu berisi bom.

Juru bicara Kepolisian Nasional Thailand, Prawut Thavornsiri menegaskan, Mieraili menjadi bagian penting dalam penyelidikan bom Bangkok. Oleh otoritas Thailand, Mieraili dijerat dakwaan kepemilikan bahan peledak ilegal dan dakwaan tambahan terlibat dalam pengeboman. (Detikcom/h)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru