Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 04 September 2026

AS Peringati 14 Tahun Serangan 11/9

- Sabtu, 12 September 2015 11:21 WIB
295 view
 AS Peringati 14 Tahun Serangan 11/9
New York (SIB)- Para keluarga korban dari serangan 11 September 2001 mulai memperingati 14 tahun serangan yang mengguncangkan Amerika Serikat, Jumat (11/9), dengan mengheningkan cipta dan membacakan nama-nama korban tewas. Mereka datang sambil membawa gambar dari anggota keluarga mereka yang tewas setelah pesawat yang dibajak menghantam menara World Trade Center (WTC), Pentagon dan sebuah lapangan dekat Shanksville, Pennsylvania. “Kami datang setiap tahun untuk berkumpul memperingati tragedi yang menyedihkan itu. Sepanjang saya masih hidup, saya akan datang,” ungkap Tom Acquaviva (81) yang kehilangan anaknya, Paul Acquaviva.

Sejak serangan maut 14 tahun yang lalu, Museum 11 September telah didirikan di tempat di mana World Trade Centeri pernah berdiri, menampung artefak dan foto-foto yang berhubungan dengan serangan itu. Di Pentagon, ke-184 orang yang tewas tanggal 11 September itu dihormati dengan 184 kursi di atas kolam air.
Di Pennsylvania, Tugu Nasional Penerbangan 93 telah dibangun untuk mengenang para penumpang dan awak pesawat yang melakukan serangan yang kuat terhadap para pembajak untuk menguasai pesawat. Hampir 3.000 orang di New York, Washington, dan Shanksville tewas dalam serangan teroris tahun 2001 itu.
Peringatan serangan 11 September juga digelar di Washington. Presiden Barack Obama didampingi Ibu Negara Michelle Obama keluar dari Gedung Putih pukul 8.46 pagi waktu setempat - saat pesawat pertama menghantam menara utara WTC - untuk mengheningkan cipta. Obama selanjutnya akan mengadakan pertemuan langsung dengan para anggota militer di Fort Meade, tidak jauh di luar Washington untuk berbicara dengan para warga Amerika yang turut menjaga negara tetap aman. Ratusan orang termasuk staf politik bidang keamanan nasional Susan Rice, koki, tukang kebun di Gedung Putih bergabung dengan Obama untuk mengheningkan cipta.

"Emosi dan kenangan 9/11 kami terhadap hal itu sangat jelas. Kami #neverforget pada orang-orang yang kami cintai," ujar Walikota New York Bill de Blasio di Twitter. Sedangkan kepala FBI James Comey mengatakan bahwa tidak ada ancaman spesifik terkait peringatan tersebut. Namun dirinya terus waspada terkait ancaman yang akan kembali dilakukan oleh Al-Qaeda atau negara Islam.

Sementara itu hakim militer telah membatalkan sidang pra-peradilan bagi tertuduh otak serangan teroris 11 September 2001. Sidang bagi tertuduh teroris Khalid Sheikh Mohammed tadinya dijadwalkan mulai bulan ini dan berakhir tanggal 4 September.

“Hakim mengemukakan masalah yang masih tak terselesaikan menyangkuttabrakan-kepentingan pembela,” kata Gary Ross, jurubicara pembela. Ia tidak menjelaskan lebih jauh dan tidak ada tanggal yang baru sidang itu diumumkan. Sidang pra-peradilan bagi Mohammed yang ditetapkan bulan Desember tahun lalu dibatalkan tanpa penjelasan. Mohammed ditangkap di Pakistan tanggal 1 Maret tahun 2003. Laporan Komisi 11 September menyebutnya sebagai arsitek utama serangan 11 September di daratan Amerika. (AP/R16/f)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru