Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 04 September 2026

Tersangka Bom Bangkok Pergi ke China

- Sabtu, 12 September 2015 11:21 WIB
521 view
 Tersangka Bom Bangkok Pergi ke China
Bangkok (SIB)- Tersangka pengatur bom Bangkok yang dilaporkan kabur ke Bangladesh, ternyata sudah berpindah tempat. Otoritas Bangladesh menyebut tersangka sudah pergi ke China, sekitar 12 hari lalu. Sedangkan satu tersangka lainnya, yang disebut sebagai pria berkaus kuning dilaporkan telah kabur ke Malaysia, melalui jalur darat dengan memanfaatkan celah perbatasan. Demikian seperti dilansir Reuters, Jumat (11/9).

Polisi Thailand meyakini tersangka pengatur bom Bangkok ini merupakan dalang utama yang merencanakan ledakan bom di Kuil Erawan pada 17 Agustus lalu. Tersangka ini melarikan diri keluar Thailand sehari sebelum ledakan terjadi dan menghabiskan waktu 2 minggu di Bangladesh, sebelum akhirnya terbang ke Beijing, China melalui Bandara Dhaka pada 30 Agustus lalu.

"Kami memeriksa namanya, tanggal kedatangannya dan nomor paspornya dengan departemen imigrasi ... kami menemukan bahwa itu semua benar dan dia pergi dari bandara yang sama (ke Beijing)," tutur Inspektur Jenderal Kepolisian Bangladesh, A K M Shahidul Hoque kepada Reuters.

Hoque menyebut, nama tersangka di paspor tertulis sebagai Abu Dustar Abdulrahman. Media Thailand, Bangkok Post sebelumnya menyebut identitas tersangka pengatur bom Bangkok sebagai Abudureheman Abudusataer (27) alias Ishan.

Pihak kepolisian Bangladesh telah memeriksa hotel setempat yang sempat ditinggali tersangka. Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Hong Lei mengaku belum tahu jika ada tersangka yang kabur ke China. "Kasus ini masih dalam penyelidikan," tuturnya.

Sementara itu, kepolisian Thailand menyatakan penyelidikan bom Bangkok diperluas ke Malaysia. Inspektur Jenderal Kepolisian Thailand, Suchart Teerasawat menuturkan kepada Reuters, dirinya sedang berada di Malaysia untuk menindaklanjuti petunjuk yang menyebut bahwa tersangka pria berkaus kuning telah kabur melalui perbatasan Thailand bagian selatan menuju ke Malaysia.

"Kami telah mengkoordinasikan upaya kami dengan kepolisian Malaysia," tuturnya, tanpa memberikan penjelasan lebih lanjut. Pria berkaus kuning diyakini sebagai tersangka utama yang meninggalkan ransel berisi bom di kompleks Kuil Erawan, sesaat sebelum ledakan terjadi. (Detikcom/ r)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru