Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 04 September 2026

FBI Investigasi Skandal 1MDB

- Senin, 21 September 2015 14:59 WIB
191 view
FBI Investigasi Skandal 1MDB
Kuala Lumpur (SIB)- FBI telah meluncurkan investigasi atas dugaan skandal korupsi 1Malaysia Development Berhad (1MDB). Penyelidikan ini dimulai tidak lama setelah seorang politikus Malaysia ditangkap saat hendak melaporkan skandal ini ke FBI. Media Wall Street Journal mengutip informasi ini dari salah satu sumber yang disebut paham dengan masalah ini. Lingkup dari investigasi masih belum jelas. Demikian dilansir Reuters, Minggu (20/9). Baik FBI maupun 1MDB belum menanggapi permintaan komentar atas informasi ini.

Sebelumnya, Kepolisian Malaysia menangkap mantan pejabat partai United Malays National Organisation (UMNO) yang kerap mengkritik Perdana Menteri Najib Razak terkait skandal korupsi 1MDB pada Jumat (18/9). Politikus bernama Khairuddin Abu Hassan ini ditangkap saat hendak terbang ke New York, Amerika Serikat, untuk melaporkan skandal korupsi 1MDB kepada FBI.

Kharuddin dianggap sebagai whistleblower skandal korupsi perusahaan investasi milik negara 1Malaysia Development Berhad (1MDB) yang menyeret PM Najib. Pengacara Khairuddin, Matthias Chang, menyebut penangkapan ini sebagai upaya pemerintah Malaysia untuk membungkam kliennya.

Khairuddin merupakan mantan Ketua DPP UMNO. Dia menyerukan transparansi soal aliran dana dari 1MDB yang disebut-sebut masuk ke rekening pribadi PM Najib, seperti dilaporkan Wall Street Journal pada Juli lalu. Khairuddin telah pergi ke Swiss, Inggris, Prancis dan Hong Kong untuk melaporkan kasus ini, setelah merasa penyelidikan otoritas Malaysia tidak mengalami perkembangan yang berarti.

Otoritas Swiss secara terpisah telah memulai penyelidikan dugaan korupsi dan pencucian uang terkait 1MDB. Penyelidikan difokuskan pada dua eksekutif 1MDB dan juga seseorang yang tidak disebut identitasnya, terkait dugaan korupsi oleh pejabat asing.

Otoritas Keuangan Swiss, FINMA menyatakan pihaknya masih melakukan pemeriksaan bersama beberapa bank di Swiss, terkait dugaan adanya bank yang pernah berurusan dengan 1MDB. Penyelidikan oleh otoritas Swiss ini dimulai bulan lalu, terhadap dua eksekutif 1MDB dan juga seseorang yang tidak disebut identitasnya, terkait dugaan korupsi oleh pejabat asing, penyelewengan dalam perusahaan publik dan pencucian uang.

Di Malaysia, isu soal korupsi dan penyelewengan dana yang diduga dilakukan oleh orang nomor satu negeri jiran itu memang terus berkembang. Bulan lalu, ratusan ribu orang tumpah ruah ke jalanan ibu kota berdemo agar Najib Razak mempertanggungjawabkan isu soal dana yang diduga dikuasainya. (Detikcom/f)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru