Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 04 September 2026

Rombak Kabinet, PM Baru Australia Promosikan Lima Perempuan

- Senin, 21 September 2015 15:00 WIB
849 view
Rombak Kabinet, PM Baru Australia Promosikan Lima Perempuan
Canberra (SIB)- Perdana Menteri Australia Malcolm Turnbull, Minggu (20/9), mengumumkan jajaran kabinet barunya. Selain menyingkirkan sejumlah pendukung Tony Abbott dan mempromosikan pendukungnya, PM Turnbull juga memperbanyak komposisi menteri wanita dalam jajaran kabinetnya. Untuk pertama kali dalam sejarah Australia, posisi Menteri Pertahanan dijabat oleh seorang menteri perempuan.

Joe Hockey, Eric Abetz, Ian Macfarlane dan Kevin Andrews yang secara terbuka mengaku mendukung Tony Abbott sebelum voting internal di Partai Liberal, semuanya tersingkir dari kabinet bentukan PM Malcolm Turnbull yang baru saja diumumkan.

Joe Hockey yang sebelumnya menjabat sebagai Menteri Bendahara Negara, kini ditempatkan sebagai backbench di parlemen. Dan sebagaimana banyak diprediksikan sebelumnya, posisi Bendahara Negara kini digantikan Scott Morisson yang sebelumnya menjabat sebagai Menteri Layanan Sosial.

PM Malcolm Turnbull juga memenuhi janji dan komitmennya untuk memperbanyak jumlah menteri wanita dalam kabinetnya. Tidak tanggung-tanggung, Turnbull memilih menyerahkan 5 kursi menteri dalam kabinetnya kepada 5 tokoh perempuan.

Kelima tokoh perempuan itu adalah, Julie Bishop sebagai Menteri Luar Negeri, Marise Pyne sebagai Menteri Pertahanan, Susan Ley sebagai Menteri Kesehatan, Michaelia Cash sebagai Menteri urusan Perempuan dan Kelly O &rsquoDwyer sebagai Menteri Pembantu Bendahara Negara dan Usaha Kecil.

Posisi Marise Payne sebagai Menteri Pertahanan cukup istimewa. Karena ini merupakan pertama kali dalam sejarah Australia, Menteri Pertahanan dijabat oleh seorang menteri perempuan. Marisa Payne menggantikan posisi, Kevin Andrews pendukung Tony Abbott yang tersingkir.

Selain itu PM Turnbull juga menunjukkan Pembantu Bendahara Negara pada era Abbott, Josh Frydenberg, ditempatkan sebagai Menteri Sumber Daya Energi dan Australia Utara, yang sebelumnya dijabat oleh Ian Macfarlane. Sementara itu, Ken Wyatt, akan menjadi pribumi Australia pertama yang akan didapuk sebagai frontbencher pemerintah dari posisi sebelumnya sebelum Pembantu Menteri Kesehatan.

Sementara itu pendukung utama Turnbull, Arthur Sinodinos diplot sebagai Sekretaris Kabinet, dimana dia bisa memberikan pengaruh yang signifikan ke seluruh pemerintahan. Pendukung Turnbull lainnya yang masuk kursi kabinet baru adalah Letnan Scott Ryan yang diposisikan sebagai Pembantu Sekretaris Kabinet.

Demikian juga dengan senator Simon Birmingham yang kini menduduki jabatan Menteri Pendidikan menggantikan Christopher Pyne, yang digeser posisinya ke Menteri Industri. Keberhasilan Mitch Fifield sebagai Menteri Muda dan peran kuncinya dalam membantu Malcolm Turnbull diganjar posisi sebagai Menteri Komunikasi dan Seni.

Peter Dutton, yang secara terbuka jelas mendukung Abbott dalam voting interal Senin (14/9) lalu, dipertahankan posisinya sebagai Menteri Imigrasi. Sementara tokoh yang sedang naik daun, Kristen Porter akan mengambil alih kementerian Pelayanan Sosial yang sengaja dibuat kosong oleh promosi.

Sejumlah menteri senior dari era pemerintahan Abbott yang tetap dipertahankan antara lain Menteri Luar Negeri Julie Bishop, Menteri Infrastruktur Warren Truss, Menteri Lingkungan Greg Hunt dan Menteri Kesehatan Sussan Ley.

Pergantian pucuk kekuasaan lewat voting internal di Partai Liberal pada Hari Senin lalu (14/9) yang dimenangkan Turnbull dengan skor 54-44 ini, telah memunculkan sejumlah kemarahan di kalangan Partai Konservatif dan meramalkan akan terjadi perlawanan terhadap Turnbull dalam beberapa hari mendatang. (ABC Australia/d)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru