Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 04 September 2026

Ahmed Mohamed yang Dikira Bawa Bom Putuskan Pindah Sekolah

- Jumat, 25 September 2015 11:51 WIB
301 view
Ahmed Mohamed yang Dikira Bawa Bom Putuskan Pindah Sekolah
Texas (SIB)- Keluarga Ahmed Mohamed, remaja yang ditangkap sesudah jam rakitannya disangka bom, memutuskan untuk pindah dari sekolahnya.
Ayah Ahmed, Mohamed El-Hassan Mohamed, mengatakan ia menarik anaknya dari sekolah itu karena penangkapan tersebut berakibat buruk terhadap anaknya.

Pengangkapan Ahmed mendapat kritikan tajam dan tuntutan terhadapnya dibatalkan dengan cepat.

Ahmed ditangkap di MacArthur High School di Irving, Texas, sesudah petugas mengira alat yang ia bawa ke sekolah itu adalah “bom tipuan”.

“Ahmed mengatakan, ‘Saya tak mau pergi ke MacArthur,” kata Mohamed kepada Dallas Morning News Selasa (22/09). 

“Anak-anak tak akan bahagia di sana,” katanya.

Ahmed menerima banyak tawaran untuk mendaftar ke berbagai sekolah, kata ayahnya, sembari menambahkan putranya ingin beristirahat dulu sebelum mengambil keputusan.

Seluruh anggota keluarga berencana terbang ke New York hari Rabu (23/09) menemui pejabat PBB yang mengundang Ahmed.

Sesudah itu, Mohamed berharap membawa anaknya untuk naik haji.

Lantas mereka juga berencana ke Gedung Putih untuk memenuhi undangan Presiden Barack Obama.

Ahmed sempat mengumumkan rencananya pindah sekolah pada konperensi pers pekan lalu. Ia mengatakan “sangat sedih” gurunya menyangka jam buatannya sebagai ancaman.

DIUNDANG BERKUNJUNG KE MARKAS BESAR PBB
Remaja muslim Amerika Serikat, Ahmed Mohamed yang menjadi pemberitaan global karena jam rakitannya dikira bom, mendapat undangan mengunjungi markas besar Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) di New York, AS. Di sana, Ahmed akan bertemu dengan para delegasi asing.

Ahmed (14) telah mengunjungi pameran sains di kantor Google di Mountain View, California pada Senin (21/9) waktu setempat. Selain Google, Ahmed juga diundang sejumlah perusahaan teknologi lain seperti Facebook, Twitter dan Box. Bahkan Ahmed juga diundang langsung oleh Presiden AS Barack Obama ke Gedung Putih. Tidak mau ketinggalan, PBB juga ikut mengundang remaja yang gemar sains dan teknologi ini ke kantor pusatnya.

Direktur Eksekutif Dewan Hubungan Amerika-Islam (CAIR) Wilayah Dallas-Fort Worth, Alia Salem menuturkan bahwa Ahmed dengan didampingi keluarganya akan pergi ke New York pada Rabu (23/9) waktu setempat, untuk mengunjungi markas besar PBB.

Di markas besar PBB itu, Ahmed akan dipertemukan dengan pejabat-pejabat diplomatik asing, yang dikabarkan sangat ingin bertemu dengan remaja ini. Semenjak terkenal dan menuai banyak dukungan, jadwal kegiatan Ahmed sangat padat. Bahkan menurut ayah Ahmed, putranya sampai tidak bisa tidur nyenyak dan makan teratur.

Ahmed yang tinggal di Texas ini menjadi terkenal mendadak setelah dirinya diberitakan media internasional, karena diborgol dan ditangkap polisi setelah pihak sekolah mencurigai dirinya membawa bom ke sekolah. Padahal benda yang dikira bom itu adalah jam digital rakitannya yang hendak ia tunjukkan pada guru sains di sekolahnya, MacArthur High School. (PK/Detikcom/h)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru