Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 15 Februari 2026

China Harap Malaysia Berikan Informasi yang Lebih Akurat Soal MAS

* Keluarga Penumpang MH370: Kami Tak Tahu Lagi Harus Percaya Siapa
- Selasa, 18 Maret 2014 11:44 WIB
458 view
China Harap Malaysia Berikan Informasi yang Lebih Akurat Soal MAS
Sib/rtr
LOKASI TERAKHIR : Menteri Transportasi Malaysia, Hishammuddin Hussein menunjukkan peta yang menggambarkan koridor kemungkinan lokasi terakhir pesawat MH370. Pemerintah China, Senin (17/3) meminta pihak Malaysia memperluas zona pencarian dan agar memberik
Beijing (SIB)- Pemerintah China meminta Malaysia untuk memperluas jangkauan pencarian pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370 yang hilang pada Sabtu, 8 Maret lalu. China pun berharap Malaysia akan memberikan informasi yang lebih lengkap dan akurat kepada negara-negara yang terlibat dalam pencarian pesawat.

"Tentunya upaya pencarian dan penyelamatan kini telah menjadi semakin sulit, dan wilayahnya jauh lebih besar," ujar juru bicara Kementerian Luar Negeri China Hong Lei seperti dikutip kantor berita Reuters, Senin (17/3). "Kami harap Malaysia bisa memberikan informasi yang lebih lengkap, akurat kepada negara-negara yang ikut serta (dalam pencarian)," imbuhnya.

Sejauh ini belum ada tanda-tanda keberadaan pesawat yang telah menghilang lebih dari sepekan itu. Namun para penyelidik yakin bahwa pesawat yang mengangkut 239 orang itu, telah dengan sengaja dialihkan rute penerbangannya. Pelaku diduga salah satu pilot MAS MH370 atau orang lain di dalam pesawat yang memiliki pengetahuan penerbangan yang mumpuni.

Pemerintah Malaysia telah mengungkapkan secara resmi hasil investigasi yang mengindikasikan pesawat tersebut sengaja dialihkan rutenya hingga menyimpang dari rute seharusnya: Kuala Lumpur-Beijing. Radar militer juga menangkap jejak pesawat yang terus mengudara selama beberapa jam setelah hilang kontak. Ada dua kemungkinan jalur baru yang ditempuh pesawat tersebut, yakni mengarah ke koridor utara kawasan Asia Tengah mulai dari perbatasan Kazakhstan dan Turkmenistan menuju Thailand utara, atau mengarah ke koridor selatan mulai dari Indonesia menuju Samudera Hindia bagian selatan.

Malaysia Terus Dikecam China


Pemerintah Malaysia kembali menuai kritikan dari China terkait informasi yang simpang siur mengenai hilangnya pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370. Media pemerintah dan publik China mempertanyakan apakah pemerintah Malaysia telah menyampaikan semua informasi yang didapatnya mengenai pesawat tersebut. Perdana Menteri (PM) Malaysia Najib Razak pada Sabtu, 15 Maret lalu mengumumkan, hilangnya pesawat MAS MH370 tersebut telah disengaja oleh seseorang di dalam pesawat. Razak juga menyampaikan, pesawat Boeing 777-200ER tersebut masih terus terbang selama beberapa jam setelah melenceng dari rute seharusnya.

Dalam editorialnya, surat kabar China Daily mempertanyakan mengapa pengumuman itu baru disampaikan lebih dari sepekan setelah pesawat hilang. Media pemerintah China itu pun mempertanyakan apakah Malaysia telah menyampaikan semua informasi yang dimilikinya.

"Informasi sepotong-potong dan bertolak belakang yang diberikan Malaysia Airlines dan pemerintahnya telah mempersulit upaya pencarian dan seluruh insiden ini bahkan menjadi lebih misterius," tulis media tersebut dalam editorialnya. "Hal lain apalagi yang diketahui tapi tidak diberitahukan kepada dunia," tulis media tersebut seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (17/3).

Menurut Yao Shujie, kepala School of Contemporary Chinese Studies di Universitas Nottingham, Malaysia telah kehilangan kredibilitasnya dikarenakan responsnya yang kacau. "Kurangnya kekuatan nasional dan pengalaman dalam menangani insiden-insiden menyebabkan pemerintah Malaysia tak berdaya dan kewalahan dengan membantah semua macam rumor," tulis Yao dalam kolom opini di surat kabar lainnya milik pemerintah China, Global Times. "Jika pencarian terus tak membuahkan hasil meskipun adanya informasi baru ini, Malaysia sebaiknya menyerahkan komandonya dalam operasi pencarian internasional," tulisnya.

Keluarga Penumpang MH370: Kami Tak Tahu Lagi Harus Percaya Siapa
?

Simak berita selengkapnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB) edisi 18 Maret 2014. Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap pukul 13.00 WIB.

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru