Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 04 September 2026

Jelang Kedatangan Paus Fransiskus, 22 Warga Desa di Afrika Tengah Tewas Dibunuh

- Minggu, 15 November 2015 14:23 WIB
367 view
Jelang Kedatangan Paus Fransiskus, 22 Warga Desa di Afrika Tengah Tewas Dibunuh
Bangui (SIB)- Sebanyak 22 orang warga dilaporkan tewas karena menjadi korban kekerasan pertikaian antar-agama. Ini menyusul dengan agenda kedatangan Paus Fransiskus. Seperti dilansir Reuters, Sabtu (14/11), Paus Fransiskus dijadwalkan akan mengunjungi Republik Afrika Tengah pada 28-29 November mendatang. Namun perjalanan tersebut bisa dibatalkan jika serangan-serangan yang terjadi di negara tersebut memburuk. "Setidaknya 22 orang tewas dalam serangkaian penggerebekan di desa di Republik Afrika Tengah pekan ini," demikian informasi dari radio resmi negara setempat.

Kedatangan Paus sendiri terkait dengan pemilu yang akan digelar di Afrika Tengah pada 27 Desember 2015 untuk putaran awal. Kekerasan pun dalam seminggu terakhir ini terjadi untuk mengancam atau menggagalkan kunjungan Paus tersebut.

Berdasarkan informasi dari pejabat lokal, Yves Mbetigaza, orang bersenjata diketahui memotong leher 10 orang di desa Ndassima. Kemudian mereka juga melakukan serangan di desa di dekatnya yakni di Mala. "Mereka datang dari dua tempat, beberapa dari Bambari dan lain-lain dari Mbres," kata Mbetigaza.

Media lokal menggambarkan bahwa penyerang aksi-aksi itu adalah anggota bersenjata dari kelompok etnis Peul. Sementara menurut Mbetigaza, bukan hanya pembunuhan saja yang terjadi. "8 warga desa diculik di Mala dan puluhan lainnya hilang. 6 pemburu tewas pada hari Kamis di desa Bandambou," terangnya.

Kekerasan antar-negara mulai terjadi di Afrika Tengah 2,5 tahun lalu setelah pemberontak Muslim Seleka merebut kekuasaan. Hal tersebut memicu aksi balas dendam dengan berbagai pembunuhan oleh milisi kristen yang dikenal dengan sebutan anti-Balaka. (Detikcom/ r)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru