Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 04 September 2026

Gedung Bataclan, Saksi Tragedi Berdarah di Paris

- Senin, 16 November 2015 10:36 WIB
129 view
 Gedung Bataclan, Saksi Tragedi Berdarah di Paris
Paris (SIB)- Aksi teror mencekam kembali melanda kota mode Paris, Prancis, Jumat (13/11) tengah malam. Kejadian tersebut terjadi di tanggal yang dikenal dengan istilah horor Friday the 13th. Delapan pelaku yang disebut pejihad ISIS beraksi di 6 lokasi berbeda di Paris saat itu. Salah satu lokasi tersebut adalah Bataclan. Di sini tak kurang ada 89 korban tewas akibat serangan itu.

Dilansir dari Rolling Stone, Minggu (15/11), Bataclan merupakan tempat pertunjukan kesenian bergengsi dan legendaris. Gedung yang mempunyai 1.500 kursi ini pernah menjadi tempat pertunjukan bagi musisi-musisi papan atas dunia.

Sebut saja Jessie J, musisi asal Inggris ini pernah tampil di Bataclan pada bulan Juni 2015. "Gedung tersebut adalah gedung musik terbesar dan paling funky di Eropa," kata Rosanne Cash yang pernah menggelar pertunjukan di Bataclan pada tahun 1990.

Bataclan terletak di 50 boulevard Voltaire di arondisemen ke-11 Paris, Prancis. Dibangun pada tahun 1864 dan kemudian baru dibuka pada tanggal 3 Februari 1865. Gedung yang dirancang oleh Charles Duval bergaya Chinoiserie atau gaya klasik natural yang abadi. Dahulu gedung ini menjadi tempat pertunjukan dansa.

Kemudian, mulai menjadi tempat pertunjukan konser pada tahun 1970. Salah satu musisi yang pernah melakukan pertunjukan di Bataclan adalah Cash. Cash mengatakan bahwa dirinya memiliki kenangan yang indah di tempat tersebut. Bersama dengan suaminya Rodney Crowell, pernah bernyanyi bersama di panggung Bataclan.

"Gedung Bataclan merupakan tempat yang indah. Saya mempunyai kenangan yang indah dan saat itu merupakan malam yang sangat indah," ucap Cash. "Ketika itu saya juga bernyanyi di atas panggung bersama dengan suami saya Rodney Crowell, lanjut Cash.

Pada awal tahun 1995, musisi asal Amerika Serikat Jeff Buckley yang memiliki nama asli Jeffrey Scott Buckley juga melakukan konser tur di gedung tersebut. Konser tur tersebut dalam rangka mempromosikan album terbarunya ketika itu berjudul Grace.

Konser tersebut juga disiarkan secara langsung dari Bataclan. Selain sebagai tempat pertunjukan konser, Bataclan juga pernah digunakan sebagai tempat pertunjukan Stand Up Comedy, dan pertunjukan teater. Tahun 2006 gedung pertunjukan tersebut direnovasi. Dilakukan pengecatan ulang diseluruh dindingnya.

Dihimpun dari berbagai sumber, Bataclan dahulu dimiliki oleh orang Yahudi bernama Pascal dan Joel Laloux. Namun setelah 40 tahun mereka memiliki, gedung tersebut dijual pada September 2015. Bataclan juga pernah menjadi target orang-orang anti Israel. Orang-orang tersebut menganggap, Bataclan merupakan tempat yang sering dipakai untuk acara-acara pro-Israel. (Detikcom/ r)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru