Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 05 September 2026

Qatar Dilanda Banjir, Picu Kemacetan dan Sekolah Ditutup

- Kamis, 26 November 2015 14:22 WIB
221 view
Qatar Dilanda Banjir, Picu Kemacetan dan Sekolah Ditutup
Doha (SIB)- Qatar dilanda hujan deras hingga memicu banjir. Cuaca ekstrem ini memicu kemacetan di negara gurun ini, juga memicu penutupan sekolah dan Kedutaan Amerika Serikat di Doha. Seperti dilansir AFP, Rabu (25/11), hujan deras yang terus turun semalaman ini memicu genangan dan kemacetan di beberapa ruas jalanan Doha. Bahkan dilaporkan Bandara Internasional Hamad di Doha juga terkena dampaknya.

Hujan deras juga mengguyur bandara yang baru dibuka tahun lalu ini, namun aktivitas penerbangan masih berjalan normal meskipun ada peringatan cuaca buruk. Departemen Meteorologi Qatar menyebut hujan deras yang melanda Qatar merupakan hujan paling deras dengan kadar hujan mencapai 66 milimeter.

Kedutaan Besar AS di Doha bahkan harus menutup kantornya akibat cuaca buruk. Dalam pernyataannya, Kedubes AS menyatakan penutupan kantor sejak Rabu (25/11) hingga pekan depan. "Akibat cuaca buruk, Kedubes AS di Qatar akan ditutup hari ini," demikian pernyataan Kedubes AS melalui akun Twitter-nya.
Kementerian Dalam Negeri Qatar mengimbau para pengguna jalan untuk lebih berhati-hati berkendara di tengah cuaca hujan. Negara yang menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022 mendatang, selama ini dikenal akan cuacanya yang panas menyengat.

Di negara tetangganya, Arab Saudi, juga diguyur hujan deras. Sekolah-sekolah setempat ditutup untuk hari kedua pada Rabu (25/11) waktu setempat. Sejumlah ruas jalanan di Riyadh dilaporkan digenangi banjir dan para pengemudi terpaksa meninggalkan mobil mereka di tengah jalan.

Sekitar 10 mobil terendam banjir dengan ketinggian 2 meter di underpass distrik Labban. Otoritas setempat berusaha menyedot genangan banjir ke dalam truk tanker. Departemen Pertahanan Sipil setempat melaporkan ada 72 mobil yang dievakuasi dari banjir di wilayah Riyadh, dengan para pengemudinya selamat. Sedangkan satu orang dilaporkan tewas di Kota Rimah. (AFP/dtc/d)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru