Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 05 September 2026

Perangi ISIS, Jerman Segera Kirim 1.200 Tentara ke Suriah

* Iran Kembali Tegaskan Dukungan untuk Suriah
- Selasa, 01 Desember 2015 12:38 WIB
229 view
Perangi ISIS, Jerman Segera Kirim 1.200 Tentara ke Suriah
SIB/AP Photo
Prajurit militer Turki dan Rusia (berbaris depan gedung) memberi hormat saat barisan prajurit militer Turki membawa peti jenazah pilot jet tempur Rusia Letkol. Oleg Peshkov untuk dipindahkan ke pesawat Angkata Udara Rusia di bandara Esenboga, Ankara, Tu
Berlin (SIB)- Pemerintah Jerman berencana mengerahkan 1.200 tentara untuk memerangi kelompok radikal ISIS di Suriah. Pengerahan pasukan ini untuk mendukung kapal perang Angkatan Laut Jerman dan pesawat pengintai sertai pesawat pengisi bahan bakar. Perihal pengiriman pasukan tersebut disampaikan Menteri Pertahanan Jerman Volker Wieker dalam wawancara yang dimuat surat kabar Bild am Sonntag seperti dilansir Press TV, Senin (30/11). Dikatakan Wieker, pengerahan tersebut masih menunggu persetujuan parlemen, namun mandatnya diperkirakan akan keluar sebelum akhir tahun ini, dan pengerahan pasukan akan "terjadi sangat cepat setelah mandat tersebut."

Berkaitan dengan rencana pengerahan pasukan tersebut, sebuah kapal perang Jerman akan mengawal pesawat induk Prancis, Charles de Gaulle dan jet-jet Jerman akan digunakan untuk memfoto wilayah tersebut dan mengisi bahan bakar jet-jet tempur koalisi internasional yang dipimpin Amerika Serikat. "Dari sudut pandang militer untuk mengoperasikan pesawat-pesawat dan kapal-kapal tersebut, sekitar 1.200 tentara akan diperlukan," ujar Wieker.

Ditekankannya, empat atau enam jet Tornado Angkatan Udara Jerman akan ditempatkan di Yordania atau Turki. Langkah Jerman ini dilakukan setelah Kanselir Jerman Angela Merkel berjanji akan mendukung Prancis dalam memerangi terorisme, menyusul serangan-serangan teror di Paris pada 13 November lalu, yang menewaskan 130 orang.

Dukungan untuk Suriah
Iran menyatakan akan terus mempertahankan dukungan penuhnya bagi pemerintah Suriah di tengah perang saudara yang berkecamuk selama hampir lima tahun. "Republik Islam Iran akan terus mendukung pemerintah sah Suriah di bawah Presiden Bashar al-Assad dan dukungan ini kuat dan tegas dan itu adalah kewajiban kami," kata Akbar Velayati, Penasihat Pemimpin Spiritual Iran Ayatollah Ali Khamenei setibanya di ibu kota Suriah, Damaskus. Ia menyatakan Iran dan Suriah memiliki hubungan sangat kuat sejak Revolusi Islam Iran terjadi.

Pejabat senior Iran tersebut mengadakan pertemuan secara terpisah dengan Presiden Bashar dan Menteri Luar Negeri Suriah Walid Al-Moallem. Setelah itu dia mengunjungi dua tempat suci Syiah di Damaskus dan mengakhiri kunjungan singkatnya ke Suriah. Selama pertemuan mereka, Bashar menyatakan "Suriah dan teman-temannya" bertekad terus melawan segala bentuk terorisme, dan itu akan menjadi langkah dasar untuk menegakkan kestabilan di wilayah tersebut serta seluruh dunia.

Seperti dilansir kantor berita Xinhua, Iran dan Rusia telah tampil sebagai pendukung kuat pemerintahan Presiden Bashar di Suriah. Rusia telah menyediakan pelindung udara canggih untuk militer Suriah, sedangkan Iran dan petempur Syiah sekutunya, seperti Hizbullah, telah memperkuat militer Suriah dengan prajurit darat, yang memungkinkan pasukan militer di Suriah belum lama ini membuat kemajuan besar di beberapa front.

Pulangkan Jenazah Pilot
Sementara itu, Turki, Senin (30/11) telah mengirim pulang jasad pilot Rusia, yang pesawatnya ditembak jatuh oleh Turki karena diduga melanggar wilayah udaranya di perbatasan Suriah. Penerbangan khusus pembawa jasad pilot Oleg Peshkov itu telah meninggalkan bandar udara Ankara, kata kantor berita Anatolia tanpa penjelasan lebih lanjut.

Pada akhir pekan lalu, jasad Peshkov dibawa dari Suriah ke Turki selatan sebelum diterbangkan ke Ankara. Dua pilot penerbang itu melontarkan diri keluar dan terjun di wilayah dalam perbatasan Suriah setelah pesawat tempur Su-24-nya ditembak jatuh pesawat F-16 Turki pada 24 November. Peskov tewas dalam keadaan belum dapat dijelaskan sepenuhnya, sementara pilot kedua Konstantin Murahktin diselamatkan dan telah bicara kepada media Rusia, demikian laporan AFP. (PT/Xinhua/AFP/Ant)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru