Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 05 September 2026
Tegaskan Tidak akan Mundur

PM Najib: Jangan Coba-coba Melawan Kepemimpinan Saya

- Jumat, 11 Desember 2015 14:18 WIB
294 view
PM Najib: Jangan Coba-coba Melawan Kepemimpinan Saya
SIB/Rtr
PM Malaysia Najib Razak (tengah) ikut mengerek bendera United Malays National Organisation (UMNO) saat sidang tahunan partai berkuasa Malaysia tersebut, Kamis (10/12), di Putra World Trade Centre, Kuala Lumpur. Dalam pidatonya, Najib mengingatkan pihak-pi
Kuala Lumpur (SIB)- Perdana Menteri Malaysia, Najib Razak, kembali berkomentar soal skandal korupsi yang menyeretnya.  Dalam pidatonya di rapat tahunan Partai United Malaysia National Organisation (UMNO), Najib menegaskan tidak akan menyerah menghadapi kritikan dan seruan mundur.

"Meskipun akan ada yang berkhianat, meskipun terus didorong hingga jatuh, tidak akan mundur, tidak akan menyerah," tegas Najib. "Tidak akan mundur! Tidak akan menyerah!" ucapnya yang disambut tepuk tangan dari sekitar 2 ribu delegasi yang hadir dalam rapat tahunan itu.

Dalam pidatonya, Najib juga menyindir upaya-upaya perlawanan kepada dirinya termasuk isu dugaan korupsi 1MDB. "Meski banyak tantangan, apalagi tahun ini banyak upaya adu domba. Tapi alhamdulillah sampai saat ini saya masih tetap memimpin!" tegas Najib di tahunan PWTC, di Gedung PWTC, Kuala Lumpur, Kamis (10/12).

Najib juga menegaskan jangan coba-coba melakukan perlawanan terhadap kepemimpinannya. Perdana Menteri Malaysia ini juga menegaskan dirinya bukan anti kritik. "Kalau mau apa-apa (kritik) cobalah lewat saluran yang betul, jangan lewat cara macam-macam!" tegasnya dalam bahasa melayu.

Dia juga menepis segala tanggapan dari berbagai pihak yang menyatakan Malaysia saat ini sedang krisis ekonomi karena pemerintahan Najib. Menurutnya, dia tetap berjuang untuk Malaysia. Najib menyindir gerakan demo bersih yang sempat turun ke jalanan Kuala Lumpur, beberapa bulan lalu. "Haram hukumnya menggulingkan kerajaan apalagi lewat demonstrasi jalanan! Apalagi sampai menginjak-injak gambar pimpinan!" teriak Najib.

Pemerintah Najib dilanda skandal korupsi pada perusahaan investasi negara 1Malaysia Development Berhad (1MDB) yang bermasalah. Najib yang menjabat Dewan Penasihat 1MDB ikut terseret karena ada temuan aliran dana 2,6 miliar ringgit atau setara Rp 8,4 triliun ke rekening pribadinya. "Yang penting ialah saya berada di pihak yang benar, dan kebenaran akan menang," ucap Najib dalam pidatonya saat rapat tahunan UMNO, seperti dilansir Reuters dan AFP, Kamis (10/12).

Pidato Najib ini berlangsung 90 menit dalam bahasa Melayu, ketika kemudian dia menggunakan bahasa Inggris dan menyatakan: "I am a gentleman!" Dalam pidatonya, Najib menyebut kebijakan ekonominya tidak bisa disalahkan atas memburuknya perekonomian Malaysia, terutama menurunnya nilai mata uang ringgit. Dia berusaha menggalang dukungan dari kalangan Melayu muslim yang banyak mendukung UMNO.

Skandal korupsi 1MDB yang menyeret Najib semakin menjadi sorotan setelah media Amerika Serikat, Wall Street Journal (WSJ) melaporkan temuan aliran dana itu. Dalam berbagai kesempatan, Najib membantah bahwa aliran dana yang masuk ke rekeningnya berasal dari 1MDB. Dia menyebut uang itu merupakan donasi politik. Pernyataan Najib ini didukung oleh Badan Antikorupsi Malaysia (MACC), yang pekan lalu menginterogasi Najib. MACC bahkan menyatakan telah menginterogasi pihak dari Timur Tengah yang memberikan donasi kepada Najib itu, namun tidak menyebut identitasnya.

Dalam sidang tahunan ini, UMNO mengundang 115 pimpinan parpol dari berbagai negara. Salah satu yang hadir adalah, Ketum Golkar Munas Ancol Agung Laksono, Ketum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin), Waketum Golkar versi Munas Bali, Fadel Muhammad. (AFP/detikcom/l)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru