Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 05 September 2026
Insiden Penembakan di San Bernardino

Tetangga Suami Istri Pelaku Penembakan akan Diadili

- Sabtu, 19 Desember 2015 14:05 WIB
237 view
Tetangga Suami Istri Pelaku Penembakan akan Diadili
California (SIB)- Penyelidikan kasus penembakan brutal di San Bernardino, California terus berlanjut. Mantan tetangga kedua pelaku akan segera diadili karena menyuplai senjata api kepada mereka. Penembakan yang terjadi pada 2 Desember lalu didalangi suami-istri bernama Syed Riwan Farook (28) dan Tashfeen Malik (29). Keduanya menewaskan 14 orang dalam serangan yang disebut-sebut terinspirasi Islamic State of Iraq and Syria (ISIS).

Enrique Martinez (24) yang merupakan teman Farook ikut terseret kasus ini dan dijerat dakwaan berkonspirasi mendukung teroris. Kepada polisi, Marquez mengaku dirinya dan Farook sempat merencanakan serangan yang menargetkan banyak korban jiwa sebelumnya.

"Meskipun rencana ini tidak terlaksana, tindakan kriminal Marquez berdampak pada San Bernardino ... dan seluruh Amerika Serikat ketika senjata-senjata yang dibeli oleh Marquez digunakan untuk membunuh 14 orang tak bersalah dan melukai banyak orang lainnya," sebut jaksa AS Eileen Decker yang menangani kasus ini seperti dilansir Reuters, Jumat (18/12).

Untuk serangan di San Bernardino, Marquez mengaku tak tahu-menahu. Decker menambahkan, tidak ada bukti yang menunjukkan keterlibatan Marquez maupun bukti yang menunjukkan bahwa Marquez mengetahui serangan itu sebelumnya. Dengan tangan diborgol, Marquez hadir dalam persidangan di pengadilan federal Riverside, California pada Kamis (17/12) waktu setempat. Dia terancam hukuman maksimal 35 tahun penjara jika terbukti bersalah.

Farook dan Marquez mulai berkenalan pada tahun 2005 lalu, ketika Marquez menjadi tetangga Farook di Riverside, California. Dari Farook, Marquez mengenal ideologi Islam radikal dan banyak menghabiskan waktu di rumah Farook untuk menonton video ekstremis.

Jaksa menyebut, Farook dan Marquez sempat merencanakan serangan teror dengan membeli sejumlah senjata, amunisi dan perlengkapan taktis. Marquez membeli satu pucuk senapan jenis Smith and Wesson M&P-15 Sport dan satu pucuk senapan lainnya jenis DMPS model A-15 pada Februari lalu. Masing-masing senapan itu dibeli dengan harga US$ 750 atau setara Rp 10 juta. Senapan-senapan itu digunakan Farook dan istrinya.

Keduanya sempat mengunjungi tempat latihan menembak pada tahun 2012. Namun setahun setelahnya, Marquez berusaha menjauhkan dirinya dari Farook. Marquez juga mengakui dirinya dan Farook sempat belajar merakit bahan peledak dari Inspire Magazine, publikasi resmi kelompok militan Al-Qaeda di Semenanjung Arab (AQAP). (Detikcom/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru