Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 15 Februari 2026

Pemilu Presiden Mesir Digelar 26 dan 27 Mei

- Selasa, 01 April 2014 12:57 WIB
386 view
 Pemilu Presiden Mesir Digelar 26 dan 27 Mei
Kairo (SIB)- Pemerintah Mesir telah mengumumkan tanggal pemilu presiden di tahun ini pada 26 dan 27 Mei 2014. Dilansir dari Voice of America, Minggu (30/3), jika diperlukan untuk pemilu putaran kedua maka hal itu akan diberlakukan sebulan setelah pemilu putaran pertama. Tanggal untuk putaran kedua jatuh pada 26 dan 27 Juni 2014. Tetapi, jika tidak ada putaran kedua maka diharapkan pada tanggal 5 Juni sudah ada hasil pemilu presiden di negeri piramid tersebut.

Sebelum memasuki pemilu, komisi pemilihan di Mesir akan menerapkan masa kampanye. jadwal kampanye akan berlangsung 3 minggu dari awal bulan Mei. Sedangkan pada tanggal 20 April akan dijadikan sebagai tanggal penutupan untuk pendaftaran calon presiden. Sejauh ini kursi calon presiden sudah dikumandangkan oleh mantan Menteri pertahanan Mesir, Jenderal Abdel Fattah El-Sisi. Pelaksanaan pemilu ini menyusul digulingkan Presiden Mesir Mohamed Morsi pada 3 Juli 2013 lalu. Penggulingan ini dilakukan oleh masyarakat Mesir.

Tentara Mesir Tewas Ditembak di Sinai

Seorang tentara Mesir ditembak hingga tewas oleh kelompok bersenjata tidak dikenal di Al Arish, bagian utara semenanjung Sinai. Tiga tentara rekan korban juga luka tertembak saat mereka mengendarai sebuah mobil patroli, kantor berita MENA meelaporkan, Minggu (30/3). Belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas peristiwa itu.

Kawasan Semenanjung Sinai di perbatasan dengan Israel dan Jalur Gaza Palestina itu merupakan daerah operasi militer. Aparat gabungan dari tentara dan polisi belakangan ini terus melancarkan serangan untuk melawan kelompok keras yang bergerilya sejak era rezim Presiden Hosni Mubarak. Lebih dari 420 orang tentara dan polisi tewas di Semenanjung Sinai akibat serangan gerlyawan sejak pelengseran Presiden Mohamed Mursi oleh militer pada pertengahan tahun silam. Serangan terhadap aparat itu belakangan ini juga menjalar ke ibu kota Mesir, Kairo. Sedikitnya enam tentara dan tiga polisi ditembak mati dalam dua pekan terakhir di Kairo.

Sementara itu, Ikhwanul Muslimin terus melancarkan aksi demo. Unjuk rasa Jumat (28/3) lalu di Kairo menewaskan seorang wartawati suratkabar Dustur, dan empat pendukung Mursi. Demo sejuta orang pendukung Mursi di Kairo dan berbagai kota provinsi pada Jumat itu merupakan terbesar sejak mantan Panglima Jenderal Abdel Fatah Al Sisi mengumumkan pencalonan dirinya dalam pemilihan presiden depan. Mereka memprotes pencalonan Al Sisi karena dianggap sebagai aktor utama pelengseran Mursi pada Juli tahun lalu. Di Universitas Al Azhar di Kairo, unjuk rasa mahasiswa sempat menyandera mobil yang ditumpangi Rektor Al Azhar, Osama Abed, saat hendak masuk ke kantornya pada Minggu. Rektor Abed berhasil dibebaskan setelah polisi menembakkan gas air mata untuk membubarkan massa mahasiswa. (VoA/dtc/Ant/h)

Simak berita lainnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB). Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap hari pukul 13.00 WIB.


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru