Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 19 Maret 2026

Pemkab Agara Diharapkan Buka Lapangan Kerja Pemuda

- Kamis, 28 April 2016 21:06 WIB
204 view
Kutacane (SIB)- Ikatan Pemuda Karya (IPK) mengharapkan Pemkab Aceh Tenggara (Agara), agar membuka lapangan kerja baru bagi pemuda, untuk menghindari naiknya angka pengangguran di Bumi Sepakat Segenep Kutacane.

Demikian disebutkan, Ketua DPD IPK Aceh Tenggara dr Pandi Sikel Desky di Pentas Seni halaman parkir Stadion H Syahadat Pulonas Kutacane, usai dilantik bersama pengurus lainnya oleh Ketua IPK Aceh Zulpina, Sabtu (23/4) siang.

Menurut Sikel, persoalan yang dihadapi masyarakat Aceh Tenggara saat ini adalah sempitnya lapangan kerja dan lemahnya peredaran uang di tingkat akar rumput, sehingga menyebabkan lemahnya daya beli masyarakat.

Kondisi tersebut, sangat tidak sebanding dengan besarnya alokasi anggaran yang diterima Pemkab Agara. Untuk tahun 2016 ini saja hampir mencapai Rp 1,4 triliun, namun sayangnya uang yang melimpah tersebut, belum mampu menambah pendapatan, lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Buktinya, ujar Sikel di hadapan sekitar empat ribuan massa IPK yang datang dari berbagai penjuru itu, untuk batu bata, tukang sebagai buruh bangunan saja, terutama untuk mengerjakan proyek yang menelan biaya puluhan miliar rupiah, rekanan maupun Pemkab lebih memilih mendatangkan pekerja luar ketimbang pekerja lokal.

Yang lebih menyedihkan lagi, anggaran yang besar dalam beberapa tahun terakhir diterima Pemkab, belum berdampak secara signifikan pada kehidupan masyarakat kecil, bahkan membuat semakin banyak warga miskin mencari upahan atau buruh perkebunan di Kabupaten Karo Sumatera Utara.

Berawal dari rasa keprihatinan itulah yang membuat IPK, sebagai wadah pemuda untuk memperluas dan menambah jumlah anggota, bahkan hingga saat ini telah terdaftar sebanyak 2.700 orang anggota, mulai dari kabupaten, kecamatan hingga ke pelosok desa.

Sementara Ketua DPD IPK Aceh Zulpina dalam sambutannya mengatakan, sebagai organisasi yang besar dan mulai tumbuh dan berkembang dengan cepat, IPK harus tetap berkiprah dan berkarya bagi masyarakat serta pemerintah.

Potensi besar yang dimiliki IPK, hendaknya dapat menjawab kebutuhan pemerintah Agara, terutama terkait keterlibatan IPK dalam berbagai bidang untuk bersama-sama membangun bumi sepakat Segenep, seraya mengingatkan agar kader dan pengurus IPK jangan sekali-kali terlibat masalah penyalahgunaan narkoba ujarnya. (B08/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru