Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 19 Januari 2026

GRLSM Se Jabotabek Hibur dan Bantu Pengungsi di Tiga Binanga

- Jumat, 10 Januari 2014 15:27 WIB
1.161 view
GRLSM Se Jabotabek Hibur dan Bantu Pengungsi di Tiga Binanga
SIB/Sonry Purba
RAJA LAMBING : Perkumpulan Ginargar Raja Lambing Mergana Sebayang Mergana ras Anak Beruna (GRLSM) Se Jabotabek memberikan sejumlah bantuan kepada pengungsi Sinabung di Losd Tiga Binanga.
Tanah Karo (SIB)- Ginargar Raja Lambing Sebayang Mergana ras Anak Beruna (GRLSM) Se Jabotabek, sekumpulan atau persatuan merga Sebayang  dan anak berunya yang ada di Jakarta sekitarnya hibur dan bantu pengungsi losd Tiga Binanga, Kecamatan Tiga Binanga, Kabupaten Karo, Senin (6/1).

Ketua GRLSM se Jabotabek  Minola Sebayang SH didampingi Sekjen Ir Juli Edi Sebayang dan dari beberapa perwakilan dari Jakarta mengatakan sangat prihatin dengan kondisi saat ini yang menimpa masyarakat  Karo terlebih pengungsi Sinabung.

Menurut pengacara kondang asal Jakarta itu, bantuan   sebagai bentuk meringankan beban para pengungsi Sinabung. Sebab musibah bencana alam Gunung Sinabung, kapan meletusnya tidak dapat diprediksi oleh manusia.

“Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini Gunung Sinabung cepat reda sehingga para pengungsi Sinabung    dapat melakukan aktivitasnya seperti biasa untuk mengelola hasil pertaniannya,”ungkapnya.

Pada kesempatan itu, ia juga memberikan kata-kata penghibur dan motivasi kepada pengungsi Sinabung agar sabar menghadapi musibah. Bantuan yang diberikan berupa  beras, minyak goreng, aqua, gula dan sebagainya.

Ia mengharapkan kepada Pemkab Karo agar transparan dan terbuka kepada publik agar setiap bantuan baik   berbentuk materi maupun barang agar dapat digunakan sebaik-baiknya dan jangan diselewengkan tapi disalurkan kepada yang membutuhkan.

Lebih lanjut dikatakan, GRLSM  dibentuk pada  Maret 2009 dan memiliki anggota 1300 kepala keluarga, pada umumnya anggota GRLSM dan anak berunya berasal dari Tanah Karo dari Desa Perbesi, Kuta Gerat, Kuala Tiga Binanga. (B1/w)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru