Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 23 September 2026

Basarnas Temukan Jasad Nelayan Kepiting, Operasi SAR Berakhir

- Jumat, 23 September 2016 17:41 WIB
692 view
Basarnas Temukan Jasad Nelayan Kepiting, Operasi SAR Berakhir
SIB/Ist
EVAKUASI : Jenazah Ucok nelayan yang hilang dievakuasi setelah Tim Basarnas berhasil menemukan korban terapung di tengah laut, Rabu (21/9).
Tanjungbalai (SIB)- Seorang nelayan ABK kapal penangkap kepiting yang hilang ditabrak tug boat berhasil ditemukan petugas Basarnas, Rabu (21/9).

Ucok (25) warga Bagan Asahan, Tanjungbalai, Asahan, ditemukan di sekitar Tanjung Bangsi, Labuhan Batu Utara, Rabu petang. Penemuan jasad Ucok merupakan korban terakhir dari tiga nelayan yang hilang setelah Tim SAR melakukan pencarian di laut selama tiga hari.

Sebelumnya dua korban yang telah ditemukan yakni Kadi (nakhoda) dan Sapri yang telah diserahkan kepada keluarganya. Sedangkan jenazah Ucok setelah evakuasi dilakukan langsung diserahkan kepada Tim DVI Biddokkes Poldasu untuk dilakukan tindakan medis.

Kepala Basarnas Pos Tanjungbalai Asahan Zul Indra menjelaskan setelah jenazah Ucok berhasil ditemukan, operasi pencarian selama tiga hari berakhir. Zul Indra mengimbau nelayan agar berhati-hati mencari ikan di laut.

"Operasi SAR resmi ditutup setelah semua nelayan yang hilang sudah ditemukan," ungkap Zul Indra. Hilangnya tiga nelayan penangkap kepiting setelah kapal nelayan tertabrak kapal tunda (tug boat) Entebe Power 9 berlayar dari Aceh menuju Palembang, Minggu (18/9) dinihari, saat melintas di lima mil Timur lampu putih posisi 03.11.900 LU dan 100.07.000 BT, perairan Tanjung Siapi api.

Kapal tongkang tersebut diduga menabrak kapal nelayan kepiting yang tengah lego jangkar. Akibatnya, seorang nakhoda Kadi Ritonga (38), Sapri (45) dan Ucok (25) ketiganya warga Desa Bagan Asahan, Kec. Tanjungbalai, Kab. Asahan hilang. Lima nelayan lainnya yakni, Rahmat Hidayat, Abdul Azis, Ijon Ritonga, Nanda Syahputra dan Budimat Syah, berhasil diselamatkan ABK tug boat.

Sementara Tug boat Entebe Power 9 telah digiring ke Belawan guna pemeriksaan beserta kapal nelayan yang karam. (D22/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru