Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 19 Januari 2026

Peringati Hari AIDS Sedunia, Dinkes P Siantar Bagikan Brosur

- Jumat, 02 Desember 2016 16:43 WIB
359 view
Peringati Hari AIDS Sedunia, Dinkes P Siantar Bagikan Brosur
SIB/Bogie Gosia Tambunan,SE
HARI AIDS : Dinas Kesehatan Kota Pematangsiantar, Layanan dan LSM Peduli HIV membentangkan spanduk Hari AIDS Sedunia,Kamis,(1/12).
Pematangsiantar (SIB) -Memperingati Hari AIDS Sedunia 1 Desember 2016, Dinas Kesehatan Kota Pematangsiantar, Layanan dan LSM Peduli HIV bagikan brosur Media Informasi Tentang Pencegahan HIV/AIDS kepada masyarakat, Kamis (1/12) di depan Kantor Dinas Kesehatan Jalan Sutomo Pematangsiantar.

Terlihat hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Dinas Kesehatan Drs Amar H Daulay, Kabid Pengendalian Masalah Kesehatan (PMK) Esriani Saragih SKM Mkes, Sekretaris PMI Pematangsiantar Irwansyah Damanik, Direktur LSM CBR Foundation Agus Marpaung, Kepala Puskesmas Kartini Renasti Bakkara SKM, Dedi Purwanto.

Esriani Saragih SKM MKes kepada SIB mengatakan dalam hal penanggulangan HIV/AIDS layanan yang telah terbentuk di Kota Pematangsiantar harus tetap eksis dan dikembangkan ke fasilitas kesehatan swasta, tidak hanya fasilitas kesehatan pemerintah.

Penderita HIV/AIDS 538 Orang
Data Dinas Kesehatan Kota Pematangsiantar bahwa jumlah penderita HIV/AIDS di Kota Pematangsiantar sejak tahun 2010 hingga per Oktober 2016 sebanyak 538 orang. Untuk penderita HIV/AIDS 2016 hingga per Oktober berjumlah 91 orang. Hal ini dikatakan Kabid Pengendalian Masalah Kesehatan (PMK) Dinas Kesehatan, Esriani Saragih SKM MKes kepada wartawan, Kamis (1/12).

Adapun rincian penderita HIV/AIDS per tahunnya yakni untuk tahun 2010 (57 orang), 2011 (47 orang), 2012 (85 orang), 2013 (80 orang), 2014 (107 orang), 2015 (71 orang) dan hingga per bulan oktober 2016 (91 orang).

Dalam hal penanggulangan HIV/AIDS layanan yang telah terbentuk di Kota pematangsiantar itu harus tetap eksis dan kalau bisa dikembangkan dan ekspansi layanan ke fasilitas kesehatan swasta, jadi tidak hanya fasilitas kesehatan pemerintah dalam hal penanggulangan HIV/AIDS di Kota Pematangsiantar. Secara itu Puskesmas sebagai UPTD Dinas dan LSM yang selalu kita bermitra tetap sosialisasi tentang HIV/AIDS di tengah-tengah masyarakat.

Sementara itu, dr Humisar Sitorus mengatakan layanan untuk pemeriksaan HIV di Kota Pematangsiantar terdapat di Puskesmas Karo, Kartini, Ksatria, Tomuan, Martoba dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Djasamen Saragih.  Sedangkan Penularan HIV/AIDS melalui darah, cairan mani, cairan vagina dan ASI (Air Susu Ibu) pada ibu positif HIV/AIDS.

Ketika ditanya kegiatan apa saja yang memungkinkan terinveksi HIV, Humisar mengatakan tranfusi darah yang tercemar virus HIV, pengguna narkoba suntikan secara bergantian, tranpalasi organ tubuh, penggunaan alat medis yang tidak steril, hubungan seks yang tidak aman (berganti-ganti pasangan/tidak memakai kondom) dan cara pencegahan penularan HIV dapat dilakukan dengan melakukan seks aman dengan prinsip ABC yakni Abstinence :Tidak melakukan hubungan seks, Be Faithfull: setia dengan satu pasangan, Condom : selalu menggunakan kondom pada setiap kali hubungan seks, katanya.

Terpisah, Direktur LSM CBR Foundation, Agus Marpaung mengatakan bahwa kegiatan yang dilakukan dengan  memberikan penyuluhan dan melakukan populasi bagi kelompok yang berisiko untuk  tes HIV nya seperti wanita pekerja seks (PSK), waria, Lelaki Suka Lelaki (LSL), Pengguna Narkoba/Jarum suntik, ibu hamil dan itu kita lakukan secara berkesinambungan di Kota Pematangsiantar yang dilakukan oleh LSM Peduli HIV/AIDS bekerjasama dengan beberapa puskesmas dan RSUD dr  Djasamen Saragih. Antiretroviral (Arv) diberikan kepada penderita HIV. (C10/h)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru