Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 22 Oktober 2026

Ketua DPD Walubi Siantar: Sambut Imlek dengan Kesederhanaan

- Sabtu, 21 Januari 2017 17:14 WIB
297 view
Pematangsiantar (SIB)- Semarak menyambut hari besar Imlek, ditandai pembukaan Imlek Fair di kota Pematangsiantar dengan kesederhanaan di dua titik Jalan Bandung dan Jalan MT Haryono Pematangsiantar.

Ketua Dewan Pengurus Daerah Perwakilan Umat Budha Indonesia (DPD Walubi) kota Pematangsiantar A Leng Susanto di kediamannya Jalan Sutomo, Kamis (19/1) menyebutkan merayakan Imlek kali ini dengan Shio Ayam Api tahun 2017 membawa keberuntungan umat manusia dibanding shio monyet 2016 lalu.

"Keberuntungan shio ayam api jauh lebih beruntung dibanding shio sebelumnya. Kenapa kita katakan seperti itu karena yang kita ketahui ayam bangun pada subuh hari dengan tepat waktu setiap harinya, akan tetapi keberuntungan yang dimaksud harus dibarengi usaha dan kerja keras dalam menggapainya," tegas A Leng Susanto.

Susanto menerangkan shio ayam api dibutuhkan semangat dan kerja keras dalam melakukan segala hal aktivitas pekerjaan harus tekun dan tepat waktu. "Intinya dalam kehidupan manusia di tahun 2017 ini usaha dan kerja keras dan tidak ada kata malas," ucapnya.

Saat disinggung gejolak di pemerintahan Susanto menambahkan dari segi gejolak maupun konflik dimana pun pasti akan terjadi dan kita harus menerima lapang dada. Akan tetapi gejolak dan perseteruan yang terjadi alangkah baiknya menanggapinya dengan lapang dada. "Kita minta semua pihak untuk tetap saling menjaga nilai toleran terkhusus di kota Siantar karena kota Siantar termasuk kota memiliki toleransi antar suku umat beragama," tegasnya.

Ditambahkannya terkait semarak menyambut Imlek selaku Ketua Walubi kota Siantar pada saat puncak malam Imlek akan mengunjungi titik lokasi Vihara di beberapa kota Siantar dan sekaligus menjaga kekeluargaan dan silaturahmi antar sesama umat Budha yang merayakan Imlek.

"Harapan kita meminta semua pihak terlebih umat beragama Budha di kota Siantar yang akan merayakan Imlek untuk sederhana dan tidak berlebihan dan mengucapkan" Gong Xi Fa Cai" dan mari sama-sama saling menjaga kerukunan antar umat beragama maupun suku serta ras di kota Siantar karena perbedaan itulah yang akan mempersatukan rasa ketoleransian umat beragama di kota Siantar menjaga keutuhan NKRI," kata Susanto. (C09/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru