Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 10 Februari 2026

Wabup Nias Bersama Kelompok Tani Menyadap Perdana Karet Okulasi di Desa Fadoro Lalai

- Rabu, 25 Januari 2017 18:09 WIB
358 view
Wabup Nias Bersama Kelompok Tani Menyadap Perdana Karet Okulasi di Desa Fadoro Lalai
SIB/ Loozaro Zebua
SADAP KARET: Wakil Bupati Nias Arosokhi Waruwu SH MH didampingi Kadis Pertanian Fonaso Laoli SE bersama peserta kelompok tani Duma-duma menyadap perdana karet okulasi di Desa Fadoro Lalai, Kamis (19/1).
Nias (SIB)  -Wakil Bupati (Wabup) Nias Arosokhi Waruwu SH MH bersama peserta kelompok tani Duma-duma  melaksanakan penyadapan perdana karet Okulasi di Desa Fadoro Lalai, Kecamatan Hiliserangkai, Kabupaten Nias, Kamis (19/1).

Kegiatan tersebut dihadiri ketua DPRD, Sekda, beberapa kepala SKPD, camat Hiliserangkai, pimpinan balai penyuluhan pertanian kecamatan, penyuluh pertanian lapangan dan  kelompok tani Duma-duma.

Ketua DPRD Nias Yaredi Laoli SPd dalam sambutannya mengapresiasi kelompok tani Duma-duma yang telah bekerja keras memelihara karet okulasi. Dia menyarankan kepada peserta kelompok tani agar lahan tersebut dapat digunakan untuk  menanam cabai, jagung dan pisang  sehingga hasilnya memuaskan.

Wakil Bupati Nias Arosokhi Waruwu SH MH  menyampaikan, pengembangan sektor pertanian merupakan salah satu sasaran utama pembangunan di bidang ekonomi, karena penduduk kabupaten Nias sebahagian besar hidup sebagai petani. Namun  dari hasil yang dicapai dari hasil usaha tani masih jauh dari harapan kita semua, ujarnya.

"Produktifitas yang masih rendah disebabkan berbagai keterbatasan yang dimiliki para kelompok tani, baik pengetahuan, keterampilan serta lemahnya kemampuan kelembagaan kelompok tani yang telah terbentuk di perdesaan," kata wabup.

Wabup juga berterima kasih  kepada kelompok tani Duma-duma  yang berhasil melakukan penyadapan perdana karet yang merupakan salah satu penerima manfaat setelah lima tahun menunggu.

"Semoga dengan penyadapan perdana ini bisa bermanfaat bagi warga dan bisa jadi pendorong untuk meningkatkan perekonomian di Nias ini," kata Wabup.

Sementara Kadis  Pertanian Fonaso Laoli SE mengatakan, pengembangan tanaman karet okulasi Kabupaten Nias dilaksanakan dengan pengadaan bibit karet okulasi yang didistribusikan kepada kelompok tani. Melaksanakan   pelatihan penerapan tekonologi budi daya tanaman, penyediaan sarana produksi bagi petani penerima bibit tanaman karet.

"Hasil pengembangan tanaman karet okulasi dari tahun 2011-2016 dengan bantuan bibit karet okulasi kepada masyarakat di 10 kecamatan seluas 720 Ha serta peremajaan tanaman karet seluas 75 Ha se-Kabupaten Nias. Pelatihan penerapan budi daya tanaman karet bagi petani sebanyak 300 orang se-Kabupaten Nias," jelas Kadis. (A37/ r)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru