Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 06 April 2026

Kuota Pupuk Bersubsidi Kabupaten Dairi 2017 Turun

- Rabu, 08 Februari 2017 18:35 WIB
169 view
Sidikalang (SIB) -Kuota pupuk bersubsidi Kabupaten Dairi tahun 2017 mengalami penurunan dari tahun 2016. Hal itu disampaikan Kabag Perekonomian P Gurning SE, kepada wartawan, Selasa (7/2) di ruangannya.

Disebutnya, kuota pupuk subsidi tahun 2017 yakni pupuk urea 23.000 ton, SP36 6.492 ton, ZA 5.480 ton, NPK 16.150 ton, organik 6.188 ton, mengalami penurunan dari tahun 2016. Pada kuota 2016 pupuk urea 20.138 ton, SP36 6.524, ZA 5.480, NPK 20.208 ton, organik 8.818 ton. Memang tidak mengalami penurunan yang signifikan.

Secara umum, penurunan kuota pupuk bersubsidi disebabkan meningkatnya pemakaian pupuk organik oleh petani. Memang tidak menutup kemungkinan, disebabkan pengalihan lahan persawahan. "Sesuai data penyuluh pertanian lapangan (PPL) petani mengalami peningkatan pemakaian pupuk organik dalam bercocok tanam," ucapnya.

Menurut Gurning, ia yakin pupuk bersubsidi sudah masuk ke petani. Meski pun hingga saat ini, belum ada laporan distributor dan dinas pertanian Dairi. Lanjutnya, distributor pupuk bersubsidi di Dairi ada empat yakni, PD Martadiguna, CV Manik Pratama, PT Prima Tani, PT Karya Gemilang.

Lebih lanjut, Gurning mengatakan terkait harga eceran tertinggi (HET) tidak mengalami perubahan dari tahun sebelumnya, yakni pupuk urea Rp 1.800 per Kg, SP36 Rp 2.000 per Kg, ZA Rp 1.400 per Kg, NPK Rp 2.300 per Kg, Organik Rp 500 per Kg.

Pihaknya semakin memperketat pengawasan terkait pupuk bersubsidi. Ia tidak memungkiri adanya 'permainan' distributor. Seperti menaikkan harga, sehingga tidak sesuai lagi dengan HET. Pihaknya terus mengawasi, sesuai dengan panduan pengawasan pupuk bersubsidi.(B07/ r)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru