Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 06 April 2026

Bupati Karo Survei Jalur Alternatif, Serdang Rumah Liang Akses ke Bandara KNIA

- Rabu, 08 Februari 2017 18:38 WIB
782 view
Bupati Karo Survei Jalur Alternatif, Serdang Rumah Liang Akses ke Bandara KNIA
SIB/Theopilus Sinulaki
SURVEI : Bupati Karo Terkelin Brahmana SH didampingi Kepala Dinas PUD Karo Paten Purba, Plt Kepala Bappeda Karo Abel Tarigan foto bersama Camat STM Hulu, David Efrata Tarigan, saat survei jalur alternatif di perbukitan Desa Rumah Liang Deliserdang.
Tanah Karo (SIB) -Menyadari betapa pentingnya akses jalan alternatif untuk mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas jalan nasional Medan-Berastagi, Bupati Karo Terkelin Brahmana didampingi anggota DPRD Karo, Thomas Joverson Ginting, Kepala PUD Karo Ir Paten Purba, Plt Kepala Bappeda Abel Tarigan dan sejumlah pejabat lainnya, Minggu (5/2) mensurvei jalur Desa Serdang Kecamatan Barusjahe (Kabupaten Karo) - Desa Rumah Liang, Kecamatan STM Hulu (Kabupaten Deliserdang).

Kedatangan Bupati Karo Terkelin Brahmana SH dan rombongan disambut antusias oleh Camat STM Hulu, Kabupaten Deliserdang, David Efrata Tarigan kepala desa, tokoh masyarakat, tokoh-tokoh penggerak percepatan pembangunan STM Hulu dan puluhan warga desa Rumah Liang di jambur desa setempat. Dalam pertemuan itu juga terungkap asal usul leluhur warga Desa Rumah Liang berasal dari Barusjahe, Kabupaten Karo.

Bupati Karo mengatakan pentingnya pembukaan jalan alternatif dari Deli Serdang mulai dari jembatan Lau Luhung, Dusun Durin Tinggung, Desa Tiga juhar Kecamatan STM Hulu melintasi Jalan Kutambacang, Desa Liang Muda sampai Desa Rumah Liang menuju Desa Serdang Kecamatan Barusjahe, Tanah Karo merupakan jalan alternatif yang sangat positif dan potensial bagi pembangunan ekonomi masyarakat di dua kabupaten yang bertetangga. Diperkirakan sepanjang 15 Km sampai 20 Km dari Desa Rumah Liang jalan alternatif melintasi sekitar 2-3 Km hutan konservasi antara batas Karo dan Deliserdang.

"Dengan dibukanya nanti jalur ini akan menghidupkan simpul-simpul ekonomi baru bagi masyarakat di dua kabupaten. Jalur ini akan semakin mempercepat akses dari Tanah Karo menuju Bandar Udara Kuala Namu Internasional Air Port (KNIA) Deliserdang. Setiap kemacetan parah yang kerap terjadi di jalan lintas Medan - Berastagi, banyak warga mengeluh akibat tiket pesawat hangus gara-gara tertahan di jalan yang macet. "Nah dengan jalur alternatif ini nantinya akan sangat membantu menuju KNIA via jalan propinsi Tanjungmorawa-Saribudolok-Tongging (Rawasering) yang saat ini sebagian sudah selesai dibangun," ujar Terkelin Brahmana.

Pembangunan jalan alternatif antara Desa Rumah Liang Kecamatan STM Hulu-Deli Serdang menuju Desa Serdang Kecamatan Barusjahe, Kabupaten Karo mendesak diwujudkan. "Kita sangat berharap Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan di Jakarta agar memahami program ini untuk direspon demi kepentingan umum dan percepatan pembangunan kawasan terpencil Tanah Karo dan juga Deli Serdang," harap Bupati Karo.

Sementara Camat STM Hulu, Kabupaten Deliserdang David Efrata Tarigan menjelaskan sisi lain yang kita lihat dan harus kita berdayakan adalah jembatan Lau Luhung di Dusun Durin Jangak menuju Desa Liang Muda dan Desa Rumah Liang yang telah dibangun. Jembatan Lau Luhung yang dulunya jembatan kabel dan gantung di atas jurang kedalaman 150 meter dan panjang jembatan berkisar 150 meter yang menyulitkan transportasi kini telah teratasi dengan siapnya jembatan Lau Luhung.

"Jembatan ini sebagai sarana transportasi utama sebagian wilayah Kabupaten Deli Serdang, Simalungun dan Karo. Jembatan ini juga sebagai sarana infrastruktur utama untuk mendukung Bandara KNIA di Deli Serdang. Tentu, dengan dibukanya jalan ini nanti, pembangunan ekonomi masyarakat sejumlah desa tertinggal di wilayah Deli Serdang, Simalungun dan Karo akan semakin baik dan maju," ujarnya.

Sebelumnya juga Bupati Karo Terkelin Brahmana telah survei jalur evakuasi pengungsi Sinabung, jalan tembus Kutarayat, Kecamatan Naman Teran (Kabupaten Karo) - Desa Telagah, Kecamatan Namo Ukur Kabupaten Langkat.

"Proposal permohonan pemakaian izin peningkatan jalur tersebut yang sepanjang 4 Km masuk kawasan hutan TNGL telah disampaikan ke Kementerian Kehutanan RI di Jakarta. Hasilnya, pusat telah memberikan lampu hijau, jalur tersebut yang masuk ling jalan provinsi bisa ditingkatkan pembangunannya," ujarn Terkelin Brahmana.

Anggota DPRD Karo Thomas Joverson Ginting juga mengapresiasi survei jalur alternatif Desa Serdang Kecamatan Barusjahe (Kabupaten Karo) - Desa Rumah Liang, Kecamatan STM Hulu (Kabupaten Deliserdang). "Jalur ini sangat positif dan potensial membuka keterisoliran desa-desa terpencil baik di Kabupaten Karo maupun Deliserdang tentunya juga sangat membantu sebagai jalur alternatif dan mempercepat akses masyarakat ke bandar udara KNIA Deliserdang, dari arah Kabupaten Karo," ujarnya. (B02/f)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru