Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 06 April 2026

Judi Mesin Jackpot Masih Beroperasi di Dairi

- Kamis, 09 Februari 2017 19:04 WIB
206 view
Sidikalang (SIB) -Keberadaan mesin jackpot yang masih beroperasi di Kabupaten Dairi, telah menambah beban pikiran para orang tua  para anak terutama pelajar. Para orang tua selalu berusaha untuk mengawasi anaknya, supaya tidak bermain judi jackpot.

Warga Desa Soban, Kecamatan Siempat Nempu, Dairi kepada wartawan SIB Sabtu-Minggu (4-5/2) mengakui keberadaan mesin jackpot di wilayah mereka, diketahui pada akhir Desember 2016 lalu. Namun, belum diketahui secara pasti siapa pemilik mesin tersebut.

"Kalau tidak salah ingatan kami, mesin jackpot itu sudah berada akhir tahun lalu. Namun, memuncaknya anak-anak terlihat bermain judi mulai awal Januari. Kami tidak mengetahui siapa yang mengantarkan dan siapa pemiliknya," ujar warga.

Ditambahkan warga, mereka sudah harus berjaga-jaga terhadap anak-anak mereka, hingga mengganggu aktivitas mereka ke ladang. Bahkan, pelajar SLTP sebelum berangkat ke sekolah telah menyempatkan permainan judi tersebut. Bahkan, pelajar SD juga sudah ikut bermain judi jackpot tersebut.

"Sambil menunggu angkutan, pelajar menyempatkan permainan itu. Kami tidak mengetahui secara pasti, apakah anak-anak dan pelajar dilarang untuk bermain.
Namun, hingga saat ini anak-anak kami sudah terlihat nakal dan meminta uang lebih dengan berbagai alasan, mungkin akan dipergunakan bermain jackpot," tambahnya.

Kasubbag Humas Polres Dairi, Iptu Sukamto Berutu kepada  SIB, Rabu (8/2) menyebutkan, Polres Dairi tetap komitmen melakukan pemberantasan pelaku tindak kriminal. "Ok, nanti kita sampaikan ke pimpinan. Intinya, Polres Dairi tetap komit memberantas segala pelaku tindak kriminal. Mengenai jackpot marak, besok akan saya kordinasikan ke Kasat Reskrim agar ditindak," tulisnya melalui pesan singkat.

Pantauan SIB di beberapa desa di Kecamatan Siempat Nempu, praktek perjudian bentuk angka tebak-tebakan togel masih tetap ada, serta mesin jackpot masih terlihat beroperasi. Informasi yang diterima dari warga, mesin jackpot pernah diamankan, namun tidak diketahui secara pasti kehadiran mesin yang merusak mental anak-anak itu. (B06/ r)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru