Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 06 April 2026

Peredaran Narkoba Sudah Tahap Mengkhawatirkan di Simalungun

* Bupati Berharap BNN Segera Dibentuk
- Sabtu, 11 Februari 2017 17:52 WIB
212 view
Simalungun (SIB)- Tokoh masyarakat Raya Drs LW Saragih didampingi Ketua LSM Marapi (Masyarakat Peduli Simalungun) Jaserman Saragih SE dan Ketua LSM Perjuangan Hukum dan Politik (PHP) Ir Edwin Purba menilai, peredaran narkoba sudah tahap mengkhawatirkan di Kabupaten Simalungun bahkan merambah ke pelosok desa.

"Kami kembali mengingatkan, para remaja maupun usia produktif jangan sampai terlibat praktik penyalahgunaan narkoba. Peredaran narkoba sudah sangat memprihatinkan dan merembes ke pelosok desa," ujar mereka di Pamatangraya, Jumat (10/2).

Para pecandu narkoba dinilai dari berbagai kalangan, termasuk generasi muda. Oleh karenanya diminta kepedulian seluruh elemen masyarakat, tokoh adat, agama dan aparat penegak hukum untuk berperan aktif mencegah serta memberantas narkoba. Pencegahan narkoba bukan hanya tanggungjawab pemerintah, melainkan perlu peran serta berbagai elemen masyarakat.

"Kita berharap semua lapisan masyarakat dan stakeholder bisa mencegah peredaran narkoba," ujar Edwin.

Generasi muda sebagai penerus bangsa seyogianya menghindari narkoba, begitu pula paham-paham radikalisme. Kebanyakan pemuda yang terjerumus narkoba akibat pergaulan bebas dan kurangnya kasih sayang dari keluarga.

Untuk itu, perlu digiatkan sosialisasi dan penyuluhan bahaya narkoba agar pemuda tidak terlibat peredaran barang-barang haram itu.
"Narkoba dapat menghancurkan masa depan bangsa, juga berdampak buruk terhadap kesehatan. Selain itu, cukup banyak pecandu narkoba tewas akibat over dosis," tutur Jaserman.

Mereka pun mengajak pemuda untuk bersama-sama memerangi narkoba dan obat-obatan terlarang lainnya. Karakter generasi muda diharapkan tidak rusak akibat narkoba.

Berharap BNN Dibentuk di Simalungun
Sementara itu, Bupati DR JR Saragih SH MH mengharapkan Badan Narkotika Nasional (BNN) segera dibentuk di Simalungun, demi memberantas  peredaran Narkoba. Hal tersebut disampaikan ketika SIB mewawancarainya di Maligas Tongah, Jumat (10/2).

Dikatakannya, Pemkab Simalungun melalui Kesatuan Bangsa (Kesbang), Camat, Pangulu telah bekerjasama dengan aparat Kepolisian dan TNI bersama-sama melakukan pemberantasan narkoba yang marak saat ini.

Bupati juga menyatakan kepada guru dan orangtua untuk lebih mengenal orang-orang yang ada di sekitar, serta orangtua diharapkan dapat memberikan kasih sayang terhadap anak, dengan mengajak si anak makan bersama  minimal satu kali dalam seminggu, agar komunikasi bisa tetap terjaga, sehingga dapat memantau dan mengawasi anak.

Ditambahkannya, dalam hal ini juga tidak bisa hanya pemerintah saja yang melakukan pengawasan, orangtua juga diharapkan berperan dalam membantu mengawasi gerak si anak yang mencurigakan.

JR Saragih juga berpesan jika ada narkoba di Simalungun segera ditangkap dan proses, agar jangan bertambah lagi anak yang menjadi korban narkoba ke depan karena pada prinsipnya lebih baik mencegah dari pada mengobati, ungkapnya. (C05/EPS/d)


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru